Pemerintah siapkan 1.293 kapal untuk mudik lebaran

Prajurit Lantamal XII Pontianak, bersama Polri dan Unsur Maritim Pontianak mengelar Apel Pembukaan Kesiapan Angkutan Laut untuk mudik Lebaran tahun 2018 di Dermaga Pelabuhan Dwikora Pontianak Kalimantan Barat, Rabu 31 Mei 2018.

Dalam rangkaian Apel Pembukaan Kesiapan Angkutan Laut Lebaran Tahun 2018/1439 H, Irup membacakan sambutan dari Menteri Perhubungan, dalam suasana bulan suci Ramadan, marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, kita dapat berkumpul bersama dalam rangka mengikuti Upacara Apel Kesiapan Angkutan Laut Lebaran Tahun 2018 (1439 H). Kegiatan Apel Kesiapan Angkutan Laut Lebaran Tahun 2018 (1439 H) ini bertujuan untuk memantapkan koordinasi antar petugas, instansi terkait, penyedia jasa dan asosiasi yang terlibat langsung dalam penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran, sehingga diharapkan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudiknya dengan lancar, aman, selamat, tertib dan nyaman.

Perjalanan mudik ke kampung halaman sudah menjadi tradisi masyarakat Indonesia pada saat datangnya Hari Raya Idul Fitri. Pada saat itu, terjadi perpindahan masyarakat dengan jumlah besar dan dalam waktu yang bersamaan. Kondisi seperti ini tentu saja harus diantisipasi dengan penyediaan sarana angkutan yang andal termasuk pada modal transportasi laut. Penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran tahun 2018 (1439 H), akan dilaksanakan mulai H-15 (31 Mei 2018) sampai dengan H+15 (1 Juli 2018). Bersamaan dengan penyelenggaraan angkutan laut lebaran ini, akan dilakukan pula kegiatan pemantauan dan pengendalian lalu lintas dan angkutan laut melalui Posko Angkutan Laut Lebaran tahun 2018 (1439 H), yang merupakan bagian dari Posko Angkutan Lebaran Terpadu Kementerian Perhubungan.

Pada Angkutan Lebaran tahun 2018 ini diperkirakan akan terjadi peningkatan jumlah penumpang yaitu sekitar 2,27% dibandingkan dengan tahun 2017. Terlebih lagi tahun ini Pemerintah telah memastikan penambahan cuti bersama lebaran menjadi 10 (sepuluh) hari lamanya sehingga pelaksanaanya perlu dipersiapkan dan diantisipasi dengan baik. Guna mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang pada masa Angkutan Laut Lebaran tahun 2018, Ditjen Perhubungan Laut telah menyiapkan armada kapal laut sebanyak 1.293 unit dengan kapasitas 3,4 juta orang penumpang. Selain itu, dalam rangka menjamin keselamatan dan keamanan pelayaran pada masa Angkutan Laut Lebaran, saya juga telah menginstruksikan kepada seluruh UPT untuk melaksanakan uji petik kelaiklautan kapal penumpang di seluruh pelabuhan, terutama pada pelabuhan yang melayani angkutan laut lebaran. Hal ini sangat penting, terutama untuk memastikan terpenuhinya standar keselamatan pelayaran sehingga seluruh moda kapal dapat melayani para penumpang pada Angkutan Laut Lebaran tahun ini.

Dalam sambutan menteri perhubungan tersebut juga disampaikan bahwa, tugas penyelenggaraan Angkutan Lebaran ini adalah tugas yang mulia sekaligus tugas yang berat bagi seluruh jajaran Ditjen Perhubungan Laut agar dapat dilaksanakan dengan rasa tanggung jawab. Untuk itu ia berpesan kepada para petugas di lapangan untuk memberikan kontribusi yang optimal serta bekerja dengan ikhlas dan sungguh-sungguh dalam melaksanakan pengawasan terhadap keselamatan pelayaran demi mengsukseskan angkutan lebaran tahun 2018 dengan slogan nasional ”Mudik Bareng Guyub Rukun”. Untuk itu, ia juga minta kepada seluruh jajaran Perhubungan Laut untuk melaksanakan tugas dengan tanggap dan penuh semangat melayani saudara-saudara yang akan melakukan mudik, agar diperhatikan betul kebutuhan mereka serta tidak segan memberikan bantuan kepada para pemudik yang membutuhkan bantuan, baik di pelabuhan, maupun di atas kapal laut selama dalam pelayarannya.

“Pastikan agar penumpang yang naik ke kapal telah memiliki tiket resmi dan jangan sekali kali melakukan pungli terhadap para pemudik karena saya tidak akan pernah mentolerir tindakan-tindakan seperti itu terjadi di institusi ini. Hal lain yang tidak kalah penting, saya minta kepada seluruh jajaran Ditjen Perhubungan Laut untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan memperketat pengamanan dan pengawasan di sekitar wilayah kerja masing-masing. Tingkatkan koordinasi, sinergitas dan soliditas kita untuk melawan semua bentuk ancaman dan teror serta tindak tegas segala bentuk aksi yang dapat mengganggu keamanan, keselamatan dan kelancaran pelayanan transportasi laut pada masyarakat”.

Selain itu, pada Angkutan Lebaran tahun ini juga, Ditjen Hubla kembali menyelenggarakan program “Mudik Gratis Sepeda Motor Dengan Kapal Laut”. Program Mudik Gratis tahun 2018 ini akan melayani trayek Tanjung Priok – Tanjung Emas Semarang PP dengan total kuota kapasitas sebesar 15.200 sepeda motor dan 30.400 penumpang.

Adapun jadwal keberangkatan arus mudik dari Jakarta ke Semarang adalah pada tanggal 9, 10, 11, 12, 13 Juni 2018 dan arus balik dari Semarang ke Jakarta pada tanggal 18, 19, 20, 21, 22 Juni 2018. Namun ada yang berbeda dalam penyelenggaraan mudik gratis tahun ini, di mana para pemudik akan menggunakan kapal perintis dan kapal ternak baru milik Kementerian Perhubungan serta kapal RoRo milik PT. Pelni, yang seluruhnya berjumlah 16 unit kapal. Untuk itu, pada kesempatan ini saya mengimbau kepada para pemudik, khususnya yang akan melakukan perjalanan dengan menggunakan sepeda motor agar dapat memanfaatkan Program Mudik Gratis ini sebaik-baiknya, sehingga diharapkan dapat mengurangi kepadatan jalan serta potensi kecelakaan yang dapat terjadi pada masa angkutan lebaran tahun 2018.

Diakhir sambutannya menteri menyampaikan selamat bertugas kepada seluruh petugas dan jajaran Ditjen Perhubungan Laut, semoga penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran Tahun 2018 dapat berjalan dengan baik sebagaimana slogan milik Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, yaitu “PASTINYA” (Pelayaran Aman, Selamat, Tertib dan Nyaman). Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa senantiasa melimpahkan petunjuk dan bimbingan kepada kita semua dalam melaksanakan tugas yang mulia ini.

Turut hadir pada Upacara tersebut, Dishub Prov. Kalbar Bapak Asywat, Kadishub Kota Pontianak, Kepala KSOP Kapten Bintang, Danpomal Lantamal XII, Basarnas Kalbar Bpk Ishak, Danramil Pontianak Barat Mayor Inf Eko Prasetyo, Ditpolair Polda Kalbar Kompol Agus M. V., Ka. KP3L AKP Maestro, Dinas Kesehatan Pelabuhan Ibu Mertiyanti Sinindo, GM. PT. Pelindo Bapak Adi Sukiri. (Red)