Kalah di Pilkada 2015, Paulus Subarno Kembali Maju di Pilkada 2020

SEKADAU – Meski sempat kalah pada perhelatan pilkada serentak tahun 2015 lalu sebagai Calon Wakil Bupati Sekadau berpasangan dengan mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Melawai Simson, kini Paulus Subarno yang akrab disapa Ngah Barno, kembali maju pada Pilkada Sekadau tahun 2020 mendatang.

Melalui Sekretariat Partai Hanura Kabupaten Sekadau, Stepanus dan Fransiskus Aan, sekitar pukul 13.00 WIB, Kamis (12/9) siang, Paulus Subarno mengambil Formulir pencalonan kepala daerah Kabupaten Sekadau.

Formulir Calon Bupati dan Wakil Bupati ini diambil di Sekretariat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Komplek Pasar Baru Sekadau, Jalan Panglima Naga, Kecamatan Sekadau Hilir, setelah mengambil Formulir dari Partai PDI Perjuangan langsung menuju Sekretariat Partai Hanura .

Paulus Subarno mengatakan, sebagai orang partai dan petugas partai, dirinya selalu siap atas perintah partai, termasuk dalam berkompetisi di perhelatan merebut kursi satu di Bumi Lawang Kuari tahun 2020 mendatang.

“Kita ini orang partai selalu mengikuti instruksi partai, jika orang partai minta kita mencalonkan Bupati atau Wakil Bupati selalu siap,” jelasnya kepada ruai.tv, Kamis (12/9) siang.

Caleg Terpilih Partai Hanura pada pemilu tahun 2019 ini juga mengatakan, meski pada pilkada nantinya banyak orang yang mencalonkan diri untuk maju, semuanya kembali kepada partai, jika partai menginginkan berkoalisi hal itu merupakan suatu yang biasa meski dalam satu partai terdapat lebih dari satu orang yang maju atau mencalonkan diri.

“Pada prinsipnya Sekadau ini banyak calon, tapi ini tergantung partai, jika partai menginginkan koalisi silakan, bisa saja dari Hanura 2 hingga 3 Calon Bupati atau Wakil Bupati, kalau kita tergantung partai apa bila diminta partai kita selalu siap, kalau perintah partai harus siap,” katanya.

Saat di tanya mengenai visi dan misi Subarno mengatakan, akan disingkrionkan ke tahap-tahap berikutnya.

“Untuk Visi dan Misi nanti, akan disingkronkan jika sudah ketahapan selanjutnya, pada intinya politik ini susah ditebak,” tandasnya. (Red).