Dinarto Tewas Gantung Diri di Menara Lonceng Gereja

LANDAK – Warga dusun Sibawek, desa Garu, kecamatan Mempawah Hulu, kabupaten Landak, dihebohkan dengan peristiwa gantung diri yang dilakukan salah seorang pemuda bermana Dinarto alias Pakotong (20), warga dusun Semugih, desa Lingkonong, kecamatan Sompak, kabupaten Landak, Sabtu (11/5) pagi.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Auy, pada pukul 06.30 WIB dan langsung melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian setempat.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, Dinarto nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di menara lonceng gereja Santo Efrem, dusun Sibawek, desa Garu, kecamatan Mempawah Hulu ini karena mengalami depresi.

Keterangan tersebut diperkuat petugas kepolisian, karena pada Jumat 10 Mei 2019 lalu, Dinarto sempat melarikan diri dari rumah sakit jiwa Singkawang sebelum ditemukan gantung diri tersebut.

Usai diturunkan dari atas menara, selanjutnya terhadap jenazah korban langsung dibawah pihak kepolisian ke Puskesmas Karangan untuk dilakukan visum. Dari hasil visum petugas tidak mendapatkan adanya tanda-tanda kekerasan yang dialamui korban. Setelah dilakukan visum jenazah diserahkan ke pihak keluarga untuk selanjutnya dimakamkan. (Red).