Konyen di Bengkayang Tahun Ini Bakal Sepi Lagi

Konyen di Bengkayang Tahun Ini Bakal Sepi Lagi
Anen, tokoh Tionghoa Bengkayang. Foto: DOK/ruai.tv

BENGKAYANG, RUAI.TV – Konyen atau perayaan Tahun Baru Imlek 2022 bakal sepi lagi di Kabupaten Bengkayang. Sama dengan dua tahun sebelumnya, karena masih dalam suasana pandemi COVID-19.

Perayaan Imlek akan berlangsung Februari 2022. Warga Thionghoa di Kabupaten Bengkayang sudah sepakat meniadakan perayaan besar-besaran dalam momen konyen 2022 maupun Cap Go Meh. Namun, sebagaimana perayaan tahun-tahun yang lewat, komunitas Tionghoa di sini tetap merayakan imlek secara terbatas.

Baca juga: Nyalakan Petasan Saat Imlek, Ternyata Ini Maknanya

Utamanya dengan keluarga inti di rumah masing-masing. Suasana menjelang Tahun Baru Imlek pun terlihat biasa-biasa saja. Beginilah nuansa imlek pandemi.

Meski di sana-sini, dalam jumlah kecil, berbagai aksesoris bernuansa khas merah mulai bermunculan. Baik di rumah-rumah, maupun di lapak para penjual aksesoris dan keperluan Imlek.

Hanya saja, belum tampak adanya lampion khas konyen yang biasanya mulai bergelantungan di pusat kota.

Seorang tokoh Tionghoa Bengkayang, Anen, mengatakan perayaan Imlek memang tidak ada tahun ini. Dalam artian, perayaan yang besar-besaran. Ketiadaan perayaan menyikapi kondisi pandemi yang belum juga berakhir.

Baca juga: Imlek Telah Tiba, Begini Ucapan Selamatnya

Sebab, biasanya perayaan tersebut mengundang keinginan orang banyak untuk berkumpul. Menyaksikan aneka atraksi, seperti arak-arakan naga dan tarian barongsai.

Kembali, tahun ini karnaval seperti itu belum bisa mereka hadirkan. Apalagi telah muncul varian baru virus corona, yakni Omicron, yang menjadi kewaspadaan bersama. Kerumunan orang banyak menjadi hal yang harus dihindari.

Baca selanjutnya dengan klik pages 2 atau KLIK di SINI!