PONTIANAK, RUAI.TV – Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat membekali peserta magang Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FK PKBM) Kalimantan Barat dengan motivasi sebelum mereka menjalani program magang di PT Agrinas Palma Nusantara.
Pembekalan tersebut berlangsung dalam kegiatan pelepasan peserta magang yang dipimpin Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Laksmi Indriyah, selaku orang tua asuh PKBM Kalbar, di halaman Kantor Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Pontianak, Selasa (4/8/2026). Kegiatan itu turut dihadiri jajaran Kejati Kalbar, pimpinan PT Agrinas Palma Nusantara, pengurus FK PKBM Kalbar, serta seluruh peserta magang.
Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, I Wayan Gedin Arianta, mengatakan pembekalan tersebut menjadi bagian dari komitmen Kejati Kalbar dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan nonformal yang terhubung dengan dunia kerja.
Menurutnya, Kejati Kalbar tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga berperan mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki kompetensi, karakter, serta kesiapan menghadapi dunia industri.
“Melalui pemberian motivasi sebelum peserta memasuki dunia kerja, Kejati Kalbar ingin membangun semangat, rasa percaya diri, dan kesiapan mereka agar mampu memanfaatkan kesempatan magang sebagai bekal meningkatkan kompetensi serta daya saing,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Kalbar, I Wayan Gedin Arianta.
Dalam arahannya, Wakajati Kalbar menegaskan dukungan Kejaksaan terhadap PKBM tidak berhenti pada pemenuhan ijazah maupun proses pembelajaran di kelas. Kejati Kalbar berkomitmen mengawal agar warga belajar memiliki keterampilan dan nilai tambah yang dibutuhkan dunia usaha dan dunia industri.
Selain itu, Kejati Kalbar terus mendorong terbangunnya kolaborasi strategis antara PKBM dengan berbagai sektor usaha sehingga lulusan maupun warga belajar aktif memperoleh kesempatan mengikuti pelatihan dan penempatan kerja. Program tersebut juga terbuka bagi warga belajar berusia produktif 18 hingga 45 tahun sebagai upaya memperluas akses peningkatan kompetensi dan kesempatan kerja.
“Kejati Kalbar akan terus mengawal, mendampingi, serta memberikan dukungan penuh kepada PKBM Kalbar. Kami juga akan mendorong sinergi dengan dunia industri agar peserta didik memiliki bekal dan peluang kerja yang lebih luas,” ujar I Wayan mengutip pesan Wakajati Kalbar.
PT Agrinas Siapkan 3.000 Kebutuhan Tenaga Kerja
Program magang tersebut menjadi bagian dari kolaborasi antara FK PKBM Kalimantan Barat dan PT Agrinas Palma Nusantara dalam menyiapkan tenaga kerja yang siap memasuki sektor perkebunan.
Pimpinan PT Agrinas Palma Nusantara, Budi Susilo, mengatakan perusahaan saat ini membuka peluang kerja dalam jumlah besar untuk mendukung operasional perkebunan di berbagai wilayah.
“Tahun ini PT Agrinas Palma Nusantara membutuhkan sekitar 3.000 tenaga kerja yang nantinya akan ditempatkan di perkebunan perusahaan,” ujar Budi.
Ia berharap peserta magang yang diberangkatkan mampu memanfaatkan kesempatan tersebut dengan menunjukkan disiplin, etos kerja yang baik, serta kesungguhan mengikuti seluruh rangkaian pelatihan yang telah disiapkan perusahaan.
Menurut Budi, program magang menjadi langkah awal bagi peserta untuk mengenal dunia kerja sekaligus meningkatkan kompetensi sebelum memasuki lingkungan kerja secara penuh.
Jembatan Lulusan PKBM Menuju Dunia Kerja
Ketua FK PKBM Kalimantan Barat, Mahatir Muhammad, mengatakan pelepasan peserta magang merupakan bagian dari program pelatihan dan penempatan kerja yang dikembangkan FK PKBM Kalbar bersama dunia usaha dan dunia industri.
Program tersebut bertujuan menjembatani lulusan PKBM agar memiliki akses langsung menuju dunia kerja, khususnya di sektor perkebunan kelapa sawit milik BUMN PT Agrinas Palma Nusantara.
“Ini merupakan peserta angkatan pertama yang berjumlah 20 orang. Ke depan kami berharap jumlah peserta terus bertambah seiring meningkatnya kebutuhan tenaga kerja di dunia industri,” kata Mahatir.
Melalui program tersebut, FK PKBM Kalbar berharap semakin banyak warga belajar memperoleh kesempatan meningkatkan keterampilan sekaligus mendapatkan pekerjaan setelah menyelesaikan pendidikan.
Kolaborasi antara lembaga pendidikan nonformal, Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, dan PT Agrinas Palma Nusantara juga diharapkan dapat memperluas akses kerja bagi masyarakat usia produktif serta membantu menekan angka putus sekolah di Kalimantan Barat. (ts)














Leave a Reply