Arsip

Jembatan Sungai Temurak Meliau Ambruk

Jembatan Sungai Temurak di Desa Meliau Hilir, Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, Ambruk. (Foto/ruai.tv)
Advertisement

SANGGAU, RUAI.TV – Peristiwa ambruknya jembatan Sungai Temurak di Desa Meliau Hilir, Kecamatan Meliau, pada Kamis, 14 Mei 2026, langsung mengganggu mobilitas warga.

Jembatan yang selama ini menjadi akses utama penghubung aktivitas masyarakat itu kini berada dalam kondisi rusak berat, namun warga tetap memaksakan diri melintas demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sejumlah warga terlihat berhati-hati saat melintasi sisa badan jembatan yang sudah tidak utuh. Kondisi tersebut memunculkan risiko tinggi terhadap keselamatan, terutama bagi pengendara roda dua yang masih nekat melewati jalur tersebut.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, satu hari sebelum ambruk, sebuah mobil box sempat melintas di atas jembatan tersebut. Kondisi itu memperlihatkan bahwa aktivitas lalu lintas masih berlangsung meski struktur jembatan sudah berada dalam kondisi lemah dan rawan.

Jembatan Sungai Temurak selama ini memegang peran vital sebagai jalur transportasi utama masyarakat Desa Meliau Hilir. Warga mengandalkan akses itu untuk mengangkut hasil pertanian, menuju fasilitas pendidikan, hingga menjangkau layanan kesehatan.

Gambar: Jembatan Sungai Temurak di Desa Meliau Hilir, Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, Ambruk. (Foto/ruai.tv)

Pemerintah Desa Meliau Hilir sebelumnya telah mengirim surat permohonan kepada Bupati Sanggau melalui Dinas PUPR Kabupaten Sanggau pada 1 April 2026. Surat bernomor 600.1.10/360/Pemdes/IV/2026 itu memuat permintaan percepatan perbaikan jembatan yang saat itu sudah mengalami kerusakan berat dan berada dalam kondisi hampir roboh.

Dalam surat tersebut, kepala desa menegaskan bahwa kondisi jembatan sangat membahayakan pengguna serta berpotensi menghambat aktivitas ekonomi masyarakat apabila tidak segera mendapat penanganan.

Saat ini, kondisi jembatan yang sudah ambruk mempertegas kekhawatiran tersebut. Warga tetap melintas karena tidak memiliki alternatif jalur lain yang memadai, meski harus menghadapi risiko keselamatan setiap saat.

Peristiwa ini menjadi perhatian karena menyangkut keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat di wilayah Kecamatan Meliau. Warga berharap adanya langkah penanganan lanjutan agar akses vital tersebut dapat kembali berfungsi dengan aman.