Perlu Rp 4,5 Miliar Bangun Gereja Katolik di Sungai Ambawang

Panitia pembangunan Gereja Katolik Paroki Santo Fidelis Sungai Ambawang, bersama Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo, Selasa (23/02/2020) di ruang kerjanya. Foto: IST/ruai.tv

KUBU RAYA, RUAI.TV – Panitia pembangunan Gereja Katolik Paroki Santo Fidelis Sungai Ambawang, Kalimantan Barat, beraudiensi dengan Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo, Selasa (23/02/2020) di ruang kerjanya.

Panitia pembangunan gereja berjumlah empat orang yaitu Stanislaus Niron (Wakil Ketua), Thomas Ampi (Sekretaris), Martinus Suin (Bendahara) dan Barbara Lisasak (Seksi Dana) memaparkan perkembangan pembangunan gereja yang baru sampai bagian dasarnya. Mereka sangat berharap adanya bantuan dana dari Pemkab Kubu Raya.

“Harapan panitia Pemkab Kubu Raya bisa menyumbang antara Rp 200 hingga 300 juta,” ujar Martinus Suin.

Menanggapi pemaparan panitia pembangunan gereja, Sujiwo mengatakan, selain akan ada anggaran bantuan dari Pemkab, ia juga akan menyumbang secara mandiri. Kemudian akan berhubungan dengan pemerintah provinsi untuk ikut memberikan bantuan.

Sekitar minggu pertama Maret 2021, Sujiwo berencana akan datang ke Desa Lingga untuk menijau pembangunan gereja. Selain pembangunan dasarnya, Minggu depan besi beton akan tiba di lokasi.

Anggaran pembangunan direncanakan sebesar Rp 2 miliar. Dari Keuskupan Agung Pontianak sejumlah Rp 1 milyar, dan donatur serta paritispasi umat sekitar Rp 1 miliar. Saat ini anggaran tersebut belum terkumpul semua.

Anggaran tersebut bukan anggaran total pembangunan. Sebab anggaran total hingga gereja benar-benar rampung diperkirakan mencapai antara Rp 4 miliar hingga Rp 4,5 miliar.

Selain pembangunan gereja, dalam pertemuan sekitar 30 meni itu, ikut dibahas kemungkinan bantuan anggaran untuk anak sekolah Minggu dan usulan pemberian honor bagi para pro diakon. (RAY)