PGD Wujud Syukur dan Ajang Pelestarian Budaya

SEKADAU – Bupati Sekadau, Rupinus SH M Si mengapresiasi pelaksanaan pekan gawai dayak (PGD) Kalimantan Barat XXXIV yang dilakasnakan di Rumah Radangk, Jalan Sultan Syahrir, Pontianak, 20-26 Mei 2019. Apresiasi itu diungkapkan Rupinus disela menghadiri pembukana kegiatan tersebut, Senin (20/5).

Dalam kesempatan itu, Rupinus mengajak seluruh masyarakat dayak memaknai pelaksanaan PGD sebagai wujud syukur kepada Tuhan atas panen padi dan rezeki yang telah diterima.

“Selain sebagai wujud syukur, kegiatan ini sebagai ajang pelestarian dan pengembangan seni dan budaya masyarakat dayak yang ada di Kalbar,” ujar Rupinus.

Menurutnya, dengan berkembangnya seni dan budaya pada suatu masyarakat tentunya akan berpengaruh pada sumber daya manusia (SDM). Ia juga mengapresiasi atas keikutsertaan kontingen Kabupaten Sekadau yang mengikuti berbagai perlombaan yang diadakan selama kegiatan tersebut.

“Terimakasih kepada kontingen yang mewakili DAD Kabupaten Sekadau yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Semoga dengan keiikutsertaan ini semakin menguatkan rasa kepedulian dan kebersamaan kita sebagai masyarakat dayak,” ucapnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Kalbar, Presiden Majelis Adat Dayak Nasional, Perwakilan Kemendikbud, Bupati dan walikota se Kalimantan Barat serta tamu dari perwakilan Serawak Malaysia.

Pekan Gawai Dayak XXXIV Kalimantan Barat mengusung tema dengan gawai dayak kita tingkatkan solidaritas dalam keberagaman untuk memperkaya seni budaya daerah Kalimantan Barat yang berkualitas. (bdu/Humas Pemkab Sekadau).