Enam Toko di Jalan Tanjungpura Pontianak Terbakar

PONTIANAK – Sekitar Enam buah toko di jalan Tanjungpura Pontianak terbakar sekitar pukul 07.15 Wib Sabtu pagi (8/6/19). Enam toko yang terbakar itu diantaranya dua buah toko handphone Vivo dan OPPO, satu buah toko pakaian, satu buah toko Kelontong, satu toko tangki air, dan satu buah toko Musik & Sport.

Puluhan petugas pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian untuk memadamkan kobaran api, yang menghanguskan bagian dalam bangunan toko.

Menurut Kapolsek Pontianak Selatan, AKP. Anton Satriadi, berdasarkan keterangan dari sejumlah warga, dugaan sementara api berasal dari lantai dua toko Musik & Sport. “pada pukul 07.15 Wib ada masyarakat yang melihat di lokasi mengeluarkan api, kemudian petugas piket di Pospam Ramayana Operasi Ketupat, mendatangi lokasi kejadian, saat tiba di TKP api juga sudah membesar dimana berawal secara kasat mata dari lantai pertama toko Music & Sport, kemudian petugas menghubungi Damkar untuk melakukan pemadaman,” ungkap AKP. Anton Satriadi saat ditemui di lokasi kejadian.

Sementara terkait barang-barang yang berada di enam toko yang terbakar menurut AKP. Anton Satriadi khusus untuk toko handphone sudah dievakuasi oleh pemiliknya, sementara untuk toko lainnya ada yang belum sempat melakukan evakuasi. “untuk sebagian toko seperti toko Hp informasi yang kami dapat dari pemilik toko sudah mengamankan Hp-Hp nya, untuk toko-toko lain seperti toko penjual alat-alat plastik dan toko baju kita liat memang belum sempat diamankan,” jelas AKP. Anton Satriadi.

Sementara untuk kerugian akibat peristiwa kebakaran, menurut AKP. Anton Satriadi belum bisa ditafsir karena belum dilakukan pemeriksaan lebih detail, dan pihaknya akan berkoordinasi dengan Satreskrim Polresta Pontianak Kota untuk melakukan pemeriksaan setelah api berhasil dipadamkan. Sedangkan untuk mengamankan lokasi dari aksi pencurian, pihaknya akan memasang garis polisi.

Untuk memudahkan proses pemadaman api, sebagian ruas jalan Tanjungpura Pontianak hingga pukul 10.00 Wib Sabtu pagi ditutup oleh pihak kepolisian dan petugas Dinas Perhubungan. (Red)