Lima Orang Siswa Sekolah Seminari Sintang Positif Covid-19

oleh -248 views

PONTIANAK – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson mengumumkan kasus konfirmasi baru Covid-19 di Kalimantan Barat per Sabtu (12/9/2020).

Berdasarkan pengumuman tersebut Per 12 September 2020 kasus konfirmasi baru Covid-19 di Kalimantan Barat berjumlah 11 orang dengan rincian Kabupaten Sintang 5 orang, Kota Pontianak 4 orang, Kota Singkawang 1 orang dan luar wilayah 1 orang. Sedangkan untuk konfirmasi sembuh menurut Harisson berjumlah 2 orang yaitu tersebar di Kota Pontianak 1 orang dan Kabupaten Kapuas hulu 1 orang.

“Jadi semalam itu hasil pemeriksaan laboratorium Untan memeriksa sampel sebanyak 514 sampel, hasil positifnya 11 orang, konfirmasi sembuh 2 orang, hasil negatif 486 orang dan running ulang 15 orang,” ungkap Harisson.

Harisson juga menjelaskan terkait lima orang kasus konfirmasi baru di Kabupaten Sintang, yaitu berasal dari Siswa Sekolah Seminari Sintang. Kelima siswa ini mengalami batuk pilek dan salah seorang diantaranya mengalami anosmia atau kehilangan indra penciuman. Dokter yang merasa curiga lalu memerkisakannya ke laboratorium mobile PCR yang dimiliki pemerintah Kabupaten Sintang dan juga dikonfirmasi ke TCM (tes cepat molekuler) yang dimiliki rumah sakit Sintang dengan hasil kasus konfirmasi Covid-19 untuk kelima siswa seminari tersebut.

“Sebelumnya untuk sekolah seminari di Kabupaten Sintang ini kan mereka ini di asrama ya, mereka sebelumnya sudah dilakukan testing oleh Dinas Kesehatan Sintang, jadi sebelum masuk pada bulan Agustus itu mereka semua sudah di tes dan hasilnya semua negatif ada 98 orang, nah tetapi dalam perjalannya mereka ternyata ada yang tertular 5 orang ini ya,” tambah Harisson.

Sementara terkait dari mana ke 5 orang siswa sekolah seminari Sintang itu tertular Covid-19, menurut Harisson kemungkinan ada orang yang datang ke asrama sehingga membuat mereka tertular atau dari mereka ada yang keluar kontak dengan orang di luar dan mereka tertular.

Harisson mengungkapkan Dinas Kesehatan Sintang akan segera melakukan testing dan tracing terhadap 5 kasus ini dan akan melakukan swab testing ulang terhadap siswa dan pengajar di sekolah seminari Sintang.

Harisson berharap kepada masyarakat tetap disiplin menegakkan/menerapkan protokol kesehatan, hindari kerumunan, jaga jarak minimal 1-2 meter, kemudian harus sering cuci tangan. Harisson juga mengajak masyarakat untuk kampanyekan jauhi orang yang tidak pakai masker. “Mari kita kucilkan orang yang tidak pakai masker, kita harus mulai dari sekarang menjauhi orang yang tidak pakai masker kalau kita tidak ingin tertular dari Covid-19,” tutup Harisson. (Ray)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.