Prediksi Pelaku Perjalanan Jelang Idul Fitri Meningkat

oleh -48 views

KAPUAS HULU – Hingga kini Pemerintah telah melakukan berbagai cara untuk mencegah dan memutus rantai penyebaran wabah covid-19 di Kecamatan Suhaid, mulai dari sistem sosialisasi pentingnya menjaga lingkungan yang bersih seperti penyemprotan desinfektan atau yang sederhana dilakukan yaitu dengan melakukan pengepelan lantai rumah dengan sabun dan sejenisnya, melakukan penyampaian himbauan pemerintah, maklumat kapolri maupun protokol kesehatan lainnya ( rutin mencuci tangan dgn sabun atau anti septik lainnya, penggunaan masker, termasuk juga sistem physical distancing ), serta isolasi mandiri bagi pelaku perjalanan dari daerah transmisi lokal.

Namun yang terpenting dari semua itu adalah mengubah pola pikir kita yang dari semula menganggap biasa – biasa saja menjadi lebih aktif dalam menghadapi Covid 19. Melalui pesan WhatsAap, Kepala Puskesmas Suhaid, M. Hidayat, A.Md. Kep menegaskan bahwa upaya pencegahan adalah langkah penting untuk dilakukan.

“Upaya pencegahan akan terus kita lakukan, karena jika terjadi hal – hal yang tidak diinginkan bearti bukan mencegah lagi,” Jelasnya.

Hidayat juga mengatakan, bahwa sampai saat ini berdasarkan data di Puskesmas Suhaid ada 156 pelaku perjalanan.

“Secara total data terus naik, saat ini mencapai 156 orang untuk pelaku perjalanan, dan hasil rapid test untuk ODP memang masih negatif, namun bukan berarti kita aman dari penularan virus corona, sebab kita berbatasan dengan banyak kecamatan, dan Suhaid sangat tebuka dengan masuknya orang asing kesini, apalagi saat ini situasi menjelang Idul Fitri seperti tahun – tahun sebelumnya bahwa puncak arus mudik akan terjadi dalam seminggu terakhir sebelum lebaran, dan ini sangat berpotensi membawa virus corona masuk ke Suhaid melalui OTG, ODP dan PP, memang pendataan di Pos Covid yang ada saat ini adalah salah satu upaya yang kita lakukan untuk screening orang yang berpotensi membawa Covid-19, maka tadi saya katakan tidak berarti masyarakat lalu merasa aman dan santai karena yang lolos dari pemantauan kita bisa jadi banyak, karena kita berbatasan dengan banyak kecamatan dan banyak pintu masuk orang yang lolos dari pantauan kita, Maka pemantauan 3 ship yang dilakukan oleh Puskesmas bersama dengan Gugus Covid 19 kecamatan akan kita evaluasi sebelum Idul Fitri dan kalau memang efektif akan kita lanjutkan.”

Untuk itu Hidayat berharap agar masyarakat ikut berperan aktif dalam upaya pencegahan covid 19.

“Yang harus dilakukan oleh masyarakat adalah mematuhi himbauan Pemerintah dan Majlis Ulama Indonesia agar rantai penularan Covid-19 ini segera berakhir dan taat kepada Pemerintah dan Ulil Amri merupakan salah satu perintah dalam agama yg diperintahkan oleh Rasulullah SAW, selain itu kita tetap harus meningkatkan daya tahan tubuh kita dan berperilaku yg bersih dan sehat, menggunakan masker saat keluar rumah serta menjaga jarak pada saat berintraksi denga orang lain, semakin lama kita bergelut dengan Pandemi Covid-19 ini maka semakin berat beban Negara dan semakin menderita masyarakat kita,” tutupnya.(Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.