Bupati Sambas Tindaklanjuti Warga Sempitak Sekolah di Bengkayang

SAMBAS – Menanggapi maraknya pemeberitaan dan keluhan warga terkait anak-anak di dusun Elok Sempitak, desa Tebuah Elok, kecamatan Subah, kabupaten Sambas yang mengenyam pendidikan di kabupaten Bengkayang, akhirnya Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili juga angkat bicara.

Bupati Sambas mengatakan, dirinya sebagai bupati akan bertindak langsung menangani persoalan ini dengan mengecek langsung informasi tersebut. Dengan adanya hasil pengecekan tersebut nantinya akan menjadi bahan untuk pemerintah mengambil langkah selanjutnya, meskipun ia tidak menyebutkan kapan waktu pasti pengecekan tersebut.

“Terimakasih infonya, kami akan tinjau lapangan segera,” ujarnya singkat kepada ruai.tv melalui pesan WhatsApp Jumat (1/2).

Berdasarkan informasi sementara yang berhasil dihimpun ruai.tv (2/2) jumlah warga Sambas, kecamatan Subah, khususnya dusun Elok Sempitak yang mengenyam pendidikan di kabupaten Bengkayang sebanyak 10 (sepuluh) orang yang terdiri dari SDN 02 Sempayuk sebanyak 4 orang dan SMPN 2 Lumar sebanyak 6 Orang.

Berikut rincian nama warga Sambas yang bersekolah di kecamatan Lumar, kabupaten Bengkayang. SMPN 2 Lumar; Ani (Sempitak), Fransiska Lala (Sempitak), Gintar (Sempitak), Rupina (Sempitak), Antonius (Sempitak), Restu (Sempitak).

Sementara untuk data yang sekolah di SDN 2 Sempayuk diantaranya; Adelpin (Sempitak) Kelas 2 SD, Latif (Sempitak) Kelas 5 SD, Mecer (Sempitak) Kelas 4 SD, Lemen (Sempitak) Kelas 2 SD. Pelajar tersebut sekolah di kabupaten Bengkayang dengan tinggal di pondok yang tak layak huni yang terdapat di Dusun Sempayuk dan Dusun Sansak Kecamatan Lumar, kabupaten Bengkayang.

Sementara siswa lainnya yang tinggal di pondok tak layak huni berasal Dusun Sentalang, desa Setia Budi, Kecamatan Bengkayang, diantaranya pelajar SMPN 2 Lumar, Jumin (Palumak), Mariana (Sentalang), Dini (Sentalang), Mida (Sebude), dan Yoris Dangga Uma (Sentalang).

Untuk data pelajar yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar Negeri 02 Sempayuk diantaranya; Galang (Sungai Sibo) Kelas 4 SD, Gio (Sungai Sibo) Kelas 4 SD, Rangga (Sungai Sibo) Kelas 2 SD, Pilih (Sungai Sibo) Kelas 5 SD, Dela (Sentalang) Kelas 2 SD, Rifa (Sentalang) Kelas 4 SD, Windi (Sentalang) Kelas 6 SD, Dinda (Sentalang) Kelas 6 SD, Diana (Sentalang) Kelas 5, Olivia (Sentalang) Kelas 5 SD, Anjel (Sentalang) Kelas 5 SD, Daniel (Sentalang) Kelas 6 SD, Franhina Lia (Sentalang) Kelas 6 SD, dan Paskalia Leri (Sentalang) Kelas 5 SD.

Sehingga berdasarkan jumlah tersebut, total siswa yang tinggal di 8 (delapan) pondok tak layak huni di kecamatan Lumar kabupaten Bengkayang sebanyak 29 siswa, yang terdiri dari SDN 2 Sempayuk dan SMPN 2 Lumar. (Red).