Anggota Bawaslu Kalimantan Barat, Faisal Riza menyampaikan, aksi simpatik yang digelar oleh Aliansi Pemuda Peduli Demokrasi Kalbar, membuat Bawaslu seperti mendapatkan penghargaan di mata publik, karena kerja-kerja yang dilaksanakan untuk mengawal pelaksanaan Pemilu, sejauh ini bukanlah pekerjaan yang mudah.
“Terutama pada jajaran pengawas ad hoc di Kalimantan Barat, yang tidak mudah untuk menempuh seluruh proses pengawasan, baik dari medan, demografi, hingga dari sisi waktu yang harus full time, karena mulai dari kedatangan logistik, khususnya pengawas TPS, sampai proses pemungutan dan penghitungan, kurang lebih 24 jam, karena itu akhirnya ada yang meninggal dunia,” ujarnya.
Faisal Riza juga memberikan apresiasi kepada elemen masyarakat sipil, yang terus memberikan dukungan terhadap kerja-kerja penyelenggara Pemilu.
“Hal itu menjadi sokongan moral bagi kami,” pungkasnya.
Usai berorasi, Aliansi Pemuda Peduli Demokrasi Kalbar kemudian menyerahkan piagam penghargaan pahlawan demokrasi, kepada Bawaslu Kalbar. Pahlawan demokrasi yang tertulis dalam piagam itu mulai dari PTPS, PKD, Panwascam hingga Bawaslu. Piagam serupa sebelumnya juga diserahkan kepada KPU Kalbar, yang menjadi lokasi awal aksi damai digelar.
Massa kemudian membubarkan diri dengan tertib. (RAY)
Leave a Reply