MELAWI, RUAI.TV – Seorang warga Desa Semadin Lengkong, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, diduga tenggelam di Sungai Melawi saat pergi memancing. Peristiwa ini menggegerkan warga setempat setelah ditemukan sebuah sampan beserta barang-barang milik korban tanpa keberadaan orangnya, Minggu, 4 Januari 2026.
Korban diketahui bernama Syaparden (44), warga Dusun Lengkong, Desa Semadin Lengkong. Pada hari kejadian, Syaparden berangkat dari rumah seorang diri untuk memancing ikan dengan menggunakan sampan. Ia menyusuri aliran Sungai Melawi seperti yang biasa ia lakukan sehari-hari.
Sekitar pukul 14.30 WIB, sejumlah warga lain yang hendak menuju kebun durian melihat sebuah sampan yang mereka kenali terparkir di tepi sungai. Merasa curiga karena sampan tersebut tampak kosong, warga kemudian mendekat dan memeriksa isi sampan tersebut. Saat diperiksa, korban tidak berada di lokasi.
Warga hanya menemukan sejumlah barang milik korban yang tertinggal di dalam sampan, di antaranya rokok, sepasang sandal, topi, serta ikan hasil pancingan. Temuan tersebut langsung menimbulkan dugaan bahwa Syaparden terjatuh dan tenggelam di Sungai Melawi.
Mendapat laporan dari masyarakat, tim gabungan segera bergerak melakukan pencarian. Tim pencari terdiri dari unsur Polres Melawi, Brimob, Koramil Nanga Pinoh, BPBD Kabupaten Melawi, Basarnas, serta dibantu masyarakat Desa Semadin Lengkong.
Pencarian mulai dilakukan sejak Minggu sore dengan menyusuri aliran Sungai Melawi menggunakan sejumlah sarana air. Seorang petugas dari tim pencarian menyampaikan bahwa proses pencarian masih terus berlangsung.
“Kami bersama tim gabungan dan masyarakat melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Melawi serta titik-titik yang diduga menjadi lokasi korban tenggelam,” ujarnya.
Ia menambahkan, tim menghadapi tantangan berupa arus sungai yang cukup deras dan area pencarian yang luas. Meski demikian, seluruh unsur yang terlibat tetap berupaya maksimal untuk menemukan korban.
Hingga Senin, 5 Januari 2026, korban belum ditemukan. Tim gabungan masih terus melanjutkan pencarian dengan harapan Syaparden dapat segera ditemukan. Pihak keluarga dan warga setempat berharap korban segera ditemukan agar mendapatkan kepastian atas peristiwa tersebut.
Proses pencarian akan terus dilakukan dengan melibatkan seluruh unsur terkait serta dukungan masyarakat sekitar Sungai Melawi.















Leave a Reply