Arsip

Warga Pikul Motor Terjang Banjir, Ratusan KK Terdampak di Desa Upit Melawi

Advertisement
MELAWI, RUAI.TV – Banjir kembali merendam sejumlah permukiman warga di Desa Upit, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Melawi, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak Rabu malam (8/1/2026) hingga Kamis subuh.
Tingginya intensitas hujan menyebabkan air sungai meluap dan menggenangi rumah warga serta memutus beberapa akses jalan desa.
Hujan mulai turun sekitar pukul 22.00 WIB dan baru mereda pada pukul 04.00 WIB. Selama rentang waktu itu, debit air terus meningkat hingga merendam badan jalan utama desa.
Kondisi tersebut memaksa warga mencari cara agar tetap bisa beraktivitas. Sejumlah warga bahkan harus memikul kendaraan roda dua untuk menembus genangan banjir yang cukup dalam dan berarus deras.
Kepala Desa Upit, Lapin, menyebut banjir kali ini cukup menyulitkan warga. Ia menjelaskan bahwa air tidak hanya masuk ke halaman rumah, tetapi juga menghambat mobilitas masyarakat karena akses jalan terputus di beberapa titik.
“Sebagian warga masih bertahan di rumah, ada juga yang rumahnya masih aman dari banjir,” ujar Lapin saat dikonfirmasi Ruai TV, Kamis malam.
Berdasarkan pendataan pemerintah desa, banjir berdampak pada sekitar 200 kepala keluarga. Meski demikian, tidak semua warga memilih mengungsi ke posko.
Sebagian besar lebih memilih menumpang sementara di rumah tetangga atau kerabat yang lokasinya lebih tinggi dan dinilai aman dari genangan.
Lapin menegaskan bahwa pemerintah desa terus berupaya memberikan pelayanan maksimal kepada warga terdampak.
Aparat desa bergerak memantau kondisi lapangan dan bersiap menyiapkan posko pengungsian jika debit air kembali meningkat atau cuaca ekstrem berlanjut.
“Banjir kali ini membuat kami kewalahan karena arus air cukup deras. Apalagi sebagian permukiman warga berada di bantaran sungai,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan, mengingat curah hujan di wilayah Melawi masih tergolong tinggi dalam beberapa hari terakhir.
Pemerintah desa meminta warga memperhatikan keselamatan keluarga, terutama anak-anak dan lansia, serta segera melapor jika kondisi air terus naik.
“Saya mengimbau warga agar tetap waspada dan selalu menjaga keselamatan bersama,” pungkas Lapin.
Hingga Kamis malam, air masih menggenangi sejumlah titik di Desa Upit. Warga berharap banjir segera surut dan aktivitas dapat kembali berjalan normal.
Advertisement