PONTIANAK, RUAI.TV – Tokoh masyarakat Dayak Kantu’, John Itang Oe, mengajak masyarakat Dayak Kantu’ untuk berani mengakui jati diri, menjaga adat, serta mempertahankan hutan adat sebagai warisan penting bagi generasi mendatang.
Ia menyampaikan seruan itu dalam Perayaan Natal Kantu’ 2025 dan Tahun Baru 2026 yang digelar masyarakat Dayak Kantu’ Kota Pontianak dan sekitarnya, Jumat, 16 Januari 2026. Dalam kegiatan tersebut, John Itang Oe menegaskan bahwa identitas Dayak Kantu’ merupakan kebanggaan yang tidak boleh luntur oleh zaman.
Ia menilai masih ada sebagian orang yang ragu bahkan malu mengakui asal-usul budayanya. Padahal, identitas itu melekat sebagai jati diri yang tidak bisa di pisahkan dari kehidupan masyarakat Kantu’.
“Pesan untuk masyarakat Kantu’ supaya jangan malu mengaku diri sebagai orang Kantu’. Karena banyak orang itu malu mengaku dirinya sebagai Kantu’. Tapi Kantu’ saya yakin, percaya dengan diri sendiri, jangan malu. Karena kalau malu pun percuma, darahnya sudah darah Kantu’, kenapa harus malu?” kata John Itang.
Selain identitas, John juga mendorong masyarakat untuk terus menjaga adat, budaya, serta kebiasaan kampung. Ia menilai adat bukan sekadar simbol, melainkan pedoman hidup yang membentuk karakter masyarakat Dayak Kantu’.
Melalui adat, masyarakat belajar tentang kebersamaan, penghormatan terhadap sesama, dan hubungan harmonis dengan alam. “Saya kira kalau untuk menjaga adatnya, baik budayanya maupun kebiasaan-kebiasaan adat di kampung, itu tetap terjaga,” ujarnya.
John Itang Oe juga menyoroti pentingnya menjaga hutan adat sebagai penyangga kehidupan masyarakat. Ia menyebut hutan adat dan hutan desa harus tetap di pertahankan bahkan diperluas. Menurutnya, hutan bukan hanya sumber ekonomi, tetapi juga ruang hidup yang menyediakan tanaman obat tradisional serta menjaga keseimbangan alam.
Ia menilai kerusakan hutan akan berdampak langsung pada hilangnya sumber pangan, obat-obatan, dan nilai-nilai kearifan lokal yang selama ini di wariskan turun-temurun. Karena itu, ia mengajak masyarakat Dayak Kantu’ untuk terlibat aktif melindungi wilayah adat dari ancaman perusakan.
Melalui momentum Natal dan Tahun Baru, John Itang Oe berharap masyarakat Dayak Kantu’ semakin percaya diri menunjukkan identitasnya, mempraktikkan adat dalam kehidupan sehari-hari, serta berdiri di garis depan menjaga hutan adat.
Ia menegaskan pelestarian identitas, adat, dan hutan adat menjadi tanggung jawab bersama demi masa depan Dayak Kantu’ yang berkelanjutan.















Leave a Reply