Arsip

Progres GI 150 kV Ambawang Dikebut, PLN Perkuat Sistem Listrik Kalbar

Peninjauan pembangunan Gardu Induk (GI) 150 kV Ambawang New 60 MVA beserta Incomer 2 Phi Siantan–Tayan di Kabupaten Kubu Raya. (Foto/PLN UIP KLB)
Advertisement

KUBU RAYA, RUAI.TV – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (UIP KLB) terus mempercepat pembangunan Gardu Induk (GI) 150 kV Ambawang New 60 MVA beserta Incomer 2 Phi Siantan–Tayan di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Proyek strategis ini menjadi langkah penting dalam memperkuat sistem transmisi dan menjaga keandalan pasokan listrik di wilayah Pontianak, Kubu Raya, dan sekitarnya.

General Manager UIP KLB, Susilo, turun langsung meninjau lokasi proyek pada 12 Februari 2026. Ia bersama tim memantau perkembangan pekerjaan, mengevaluasi pelaksanaan konstruksi, serta memastikan setiap tahapan berjalan sesuai standar keselamatan dan perlindungan lingkungan (K3L).

Advertisement

PLN mencatat progres pembangunan GI 150 kV Ambawang menunjukkan perkembangan signifikan. Tim proyek kini mengerjakan pembangunan gedung kontrol dan pagar gardu induk, sementara pemasangan peralatan utama pada area switchyard berlangsung secara bertahap.

Pada saat yang sama, PLN juga mulai mengerjakan jalur Incomer 2 Phi Siantan–Tayan sebagai tambahan jaringan transmisi untuk memperkuat sistem eksisting serta meningkatkan fleksibilitas penyaluran daya listrik.

Lihat Juga:

Manager UPP KLB 1, Muhammad Iqbal, menegaskan bahwa proyek ini memegang peran strategis dalam menjaga stabilitas sistem kelistrikan di Kalimantan Barat. Ia menyebut seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai rencana dengan tetap mengutamakan kualitas dan konsistensi penerapan standar K3L.

“Setiap tahapan pembangunan kami pastikan berjalan sesuai rencana dengan tetap mengedepankan kualitas pekerjaan serta penerapan standar K3L secara konsisten. Kehadiran GI 150 kV Ambawang kami harapkan mampu memperkuat sistem kelistrikan serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan kebutuhan listrik masyarakat di wilayah Pontianak dan Kubu Raya,” ujar Iqbal.

Susilo juga menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan sebagai fondasi utama pertumbuhan wilayah. Ia menilai kehadiran GI Ambawang akan memberikan dampak besar terhadap keandalan sistem listrik di Kalimantan Barat.

“PLN berkomitmen menghadirkan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal, aman, dan berkelanjutan. Melalui pembangunan GI 150 kV Ambawang beserta jaringan pendukungnya, kami berharap sistem kelistrikan di Kalimantan Barat semakin kuat dan stabil, sehingga mampu menunjang aktivitas masyarakat serta pengembangan ekonomi daerah,” kata Susilo.

PLN menargetkan penyelesaian proyek ini pada Semester II tahun 2026. Untuk mencapai target tersebut, manajemen proyek terus melakukan pengawasan dan evaluasi secara berkala agar pekerjaan berlangsung aman, efisien, dan sesuai standar teknis serta regulasi yang berlaku.

Melalui percepatan pembangunan GI 150 kV Ambawang dan jalur Incomer 2 Phi Siantan–Tayan, PLN UIP KLB menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pasokan listrik yang andal sekaligus memperkuat sistem ketenagalistrikan regional secara berkelanjutan.

Lihat Juga:

Advertisement