KOTAWARINGIN BARAT, RUAI.TV – Pos Bintara Pembina Potensi Maritim (Binpotmar) Kumai jajaran Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) XII mendukung penuh proses evakuasi jenazah penumpang KM Lawit di Pelabuhan Panglima Utar Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Jumat (2/1/2026).
Peristiwa ini kembali menyorot kesiapsiagaan dan sinergi lintas instansi dalam penanganan kejadian darurat di wilayah pelabuhan. Tim gabungan Posko Natal dan Tahun Baru (Nataru) langsung bergerak begitu KM Lawit sandar di pelabuhan.
Tim ini melibatkan Pelni, Pos Binpotmar Kumai, KSOP Kelas IV Kumai, Basarnas Pangkalan Bun, Polairud Polres dan Polda, serta KP3 Kumai. Seluruh unsur menjalankan tugas secara terpadu untuk memastikan proses evakuasi berjalan aman, tertib, dan sesuai prosedur.
Korban bernama Paidi (75), warga negara Indonesia, tercatat sebagai penumpang KM Lawit pada rute Surabaya–Kumai. Petugas kapal menemukan korban dalam kondisi tidak bergerak di kabin dek 4 saat kapal masih berlayar di Perairan Laut Jawa.
Petugas keamanan kapal segera melaporkan temuan tersebut kepada tim medis kapal. Setelah melakukan pemeriksaan, petugas kesehatan memastikan korban telah meninggal dunia. Petugas kapal kemudian menempatkan jenazah di ruang karantina klinik kapal sambil menunggu proses sandar di Pelabuhan Panglima Utar Kumai.
Setelah kapal tiba, tim gabungan Posko Nataru langsung melaksanakan evakuasi jenazah dengan pengamanan ketat dan pengaturan area pelabuhan agar tidak mengganggu aktivitas penumpang lainnya.
Komandan Pos Binpotmar Kumai menegaskan bahwa keterlibatan TNI AL dalam evakuasi ini merupakan bentuk tanggung jawab kemanusiaan dan dukungan terhadap keselamatan pelayaran.
“Kami hadir untuk memastikan proses evakuasi berjalan cepat, aman, dan sesuai prosedur, sekaligus menjaga ketertiban di area pelabuhan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa Kodaeral XII terus mendorong koordinasi lintas instansi dalam setiap penanganan kejadian di wilayah maritim. “Sinergi menjadi kunci agar setiap peristiwa dapat kami tangani secara profesional dan humanis,” tegasnya.
Melalui dukungan ini, Kodaeral XII menunjukkan komitmen aktif dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan pelayanan kemanusiaan di wilayah pelabuhan, sekaligus memastikan setiap kejadian darurat mendapat respons cepat dan tepat sesuai aturan yang berlaku.















Leave a Reply