SUKADANA, RUAI.TV – Wakil Bupati Kayong Utara Amru Chanwari menghadiri acara Kick Off Program Result Based Payment (RBP) Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation (REDD+) GCF di sebuah hotel di Pontianak, Kamis (29/1/2026).
Kegiatan yang diselengarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Kalimantan Barat tersebut dalam rangka penguatan dan perluasan dukungan terhadap pelaksanaan aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di Provinsi Kalimantan Barat guna mendukung pencapaian 60 persen target penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) di wilayah Provinsi Kalimantan Barat.
Tujuan utama Program RBP REDD+ GCF adalah memberikan insentif atas keberhasilan penurunan emisi karbon melalui pengelolaan hutan berkelanjutan, rehabilitasi hutan rusak, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan.
Pada kesempatan ini, Wabup Amru mengungkapkan mendukung penuh program RBP REDD+ GCF yang di canangkan oleh Pemprov Kalbar.
“Selaku pemerintah daerah tentunya kami sangat mendukung program tersebut sebab ini adalah sebuah momentum dalam memperkuat sinergi antara pengelola hutan lestari dan kesejahteraan masyarakat sehingga program ini layak untuk kita dukung,” ungkapnya.
Kemudian Wabup Amru ingin memastikan bahwa masyarakat yang hidup di sekitar kawasan hutan dapat merasakan manfaat ekonomi secara langsung tanpa merusak fungsi ekologisnya serta program ini mampu menciptakan keseimbangan antara konservasi dan kesejahteraan masyarakat.
“Kita juga ingin memastikan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan dapat merasakan manfaat ekonomi secara langsung sehingga ada keseimbangan antara konservasi dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Kegiatan tersebut di buka secara resmi oleh Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan dan di hadiri oleh Kementerian LHK RI serta seluruh Kabupaten/Kota Se Kalimantan Barat.















Leave a Reply