JAYAPURA, RUAI.TV – Akses layanan kesehatan di Desa Heinekombe, Kabupaten Jayapura, masih menghadapi keterbatasan. Kondisi ini mendorong warga memanfaatkan layanan kesehatan gratis yang digelar Satgas Yon Parako 466 Pasgat di wilayah tersebut.
Satgas membuka posko kesehatan lapangan dengan peralatan sederhana. Tenaga medis memanfaatkan meja lipat dan perlengkapan darurat untuk melayani warga yang datang. Warga memeriksakan kondisi kesehatan dasar, termasuk tekanan darah dan keluhan umum.
Dokter Satgas, Kapten Kes dr. Hamdi, menjelaskan bahwa tim medis berupaya memberikan pelayanan sesuai kemampuan di lapangan.
“Kami memberikan pemeriksaan fisik umum dan pengecekan tekanan darah. Tim juga membawa perlengkapan medis darurat untuk menangani keluhan warga,” ujar Hamdi.
Warga lanjut usia hingga anak-anak datang untuk mendapatkan layanan. Tenaga medis memeriksa kondisi kesehatan sekaligus memberikan edukasi sederhana terkait perawatan dasar. Anak-anak balita juga menjalani pemeriksaan untuk memantau tumbuh kembang.
Selain pemeriksaan, tim medis membagikan obat dan vitamin secara gratis. Petugas menuliskan aturan pakai langsung pada kemasan obat guna memastikan penggunaan yang tepat.

Kegiatan ini menunjukkan masih terbatasnya akses layanan kesehatan primer di wilayah tersebut. Warga mengandalkan kehadiran layanan sementara untuk memenuhi kebutuhan dasar kesehatan.
Salah satu warga mengaku terbantu dengan layanan tersebut, namun berharap pemerintah memperkuat fasilitas kesehatan permanen.
“Kami sangat butuh layanan kesehatan yang mudah dijangkau setiap hari, bukan hanya saat ada kegiatan seperti ini,” ujar seorang warga setempat.
Kondisi ini menegaskan pentingnya pemerataan layanan kesehatan di daerah terpencil Papua. Pemerintah daerah perlu memperkuat infrastruktur dan tenaga kesehatan agar masyarakat tidak terus bergantung pada layanan sementara.
Lihat Juga:















Leave a Reply