Arsip

Empat Pelajar SMP di Sungai Laur Diamankan Terkait Dugaan Narkoba

Advertisement
KETAPANG, RUAI.TV – Satuan Reserse Narkoba Polres Ketapang menangani kasus dugaan penyalahgunaan narkoba yang melibatkan anak di bawah umur di Kecamatan Sungai Laur.
Empat pelajar SMP kelas IX diamankan warga setelah diduga menggunakan narkotika jenis sabu.
Kasat Narkoba Polres Ketapang, IPTU Dewa Made Surita, menjelaskan pihaknya menerima limpahan penanganan dari Polsek Sungai Laur setelah warga mengamankan para pelajar tersebut.
“Benar, kami menerima limpahan dari Polsek Sungai Laur terkait empat anak sekolah SMP kelas IX yang diamankan warga karena diduga memakai sabu. Anak-anak tersebut kemudian diserahkan ke Polsek dan selanjutnya dilimpahkan ke Sat Narkoba Polres Ketapang,” ujar IPTU Dewa Made Surita.
Ia menegaskan, proses penanganan dilakukan secara hati-hati dengan mengedepankan perlindungan hak anak. Keempat pelajar datang ke Sat Narkoba dengan pendampingan orang tua masing-masing.
“Kami menjelaskan secara terbuka kepada orang tua terkait mekanisme penanganan anak yang berhadapan dengan hukum. Setelah itu, kami melakukan tes urine terhadap keempat anak di RS Agus Jam Ketapang dengan pendampingan orang tua,” jelasnya.
Hasil pemeriksaan menunjukkan keempat pelajar tersebut negatif narkoba. Menindaklanjuti hasil tersebut, Sat Narkoba Polres Ketapang menggelar perkara bersama Polsek Sungai Laur.
“Karena hasil tes urine negatif, kami memutuskan memulangkan anak-anak tersebut kepada orang tua masing-masing,” tegas IPTU Dewa Made.
Meski demikian, pihak kepolisian tetap mengambil langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang. Keempat pelajar diwajibkan melakukan wajib lapor bersama orang tua sebagai bentuk pengawasan.
IPTU Dewa Made Surita juga mengingatkan peran penting orang tua dalam mengawasi pergaulan anak, terutama di usia remaja yang rentan terhadap pengaruh negatif lingkungan.
“Kami mengimbau orang tua agar lebih peduli dan aktif mengawasi aktivitas serta pergaulan anak-anaknya. Pencegahan dimulai dari keluarga,” pungkasnya.
Advertisement