BOYOLALI, RUAI.TV – Badan Usaha Milik Desa (BumDesa) Betok Jaya Bersama dari Desa Betok Jaya, Kecamatan Kepulauan Karimata, Kabupaten Kayong Utara, tampil mewakili Provinsi Kalimantan Barat pada ajang Pameran Hari Desa Nasional 2026 di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, 14–15 Januari 2026.
Kehadiran BumDesa dari wilayah kepulauan ini langsung menarik perhatian karena membawa cerita tentang pelayanan dasar di daerah terpencil.
Wakil Bupati Kayong Utara, Amru Chanwari, hadir langsung mendampingi Kepala Dinas SP3APMD Kayong Utara, Andri Candra, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penguatan ekonomi desa.
Selain mengikuti rangkaian kegiatan Hari Desa Nasional, rombongan Pemda Kayong Utara juga memperkenalkan kiprah BumDesa Betok Jaya Bersama kepada peserta dari berbagai provinsi di Indonesia.
BumDesa Betok Jaya Bersama menonjol karena mengelola unit usaha yang sangat vital bagi masyarakat kepulauan, yakni Listrik Desa.
Berada di perairan Selat Karimata dengan tantangan geografis yang berat, desa ini belum sepenuhnya terjangkau jaringan PLN. Kondisi tersebut mendorong pemerintah desa dan masyarakat membangun BumDesa sebagai solusi penyediaan energi bagi warga.
Amru Chanwari menegaskan bahwa terpilihnya BumDesa Betok Jaya Bersama menunjukkan keterbatasan tidak menghalangi desa untuk berinovasi.
“BumDesa ini lahir dari kebutuhan dasar masyarakat. Saat jaringan PLN belum menjangkau wilayah kepulauan, BumDesa hadir menjadi solusi. Kehadiran kami di sini untuk memberi dukungan moral agar mereka terus semangat mengabdi bagi warga desa,” ujar Amru.
Ia menilai, meskipun keuntungan usaha listrik desa tidak sebesar BumDesa di wilayah daratan, manfaatnya sangat besar bagi masyarakat. Warga yang sebelumnya kesulitan memperoleh akses energi kini bisa menikmati penerangan, mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga layanan sosial.
Keunikan lain dari BumDesa Betok Jaya Bersama terletak pada orientasinya. BumDesa ini tidak semata mengejar profit, tetapi lebih mengedepankan pelayanan publik dan kebermanfaatan sosial. Model pengelolaan tersebut membuat keberadaan BumDesa benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat desa.
Sementara itu, Kepala Dinas SP3APMD Kayong Utara, Andri Candra, menyebut momentum Hari Desa Nasional sebagai ajang strategis untuk mempromosikan potensi Kepulauan Karimata di tingkat nasional.
“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang menunjuk BumDesa Betok Jaya Bersama. Ini menjadi motivasi besar bagi desa-desa perairan di Kayong Utara agar tetap eksis dan berdaya saing. Kami ingin menunjukkan bahwa desa kepulauan juga mampu berkembang,” katanya.
Pemda Kayong Utara berharap BumDesa Betok Jaya Bersama terus tumbuh sebagai contoh tata kelola desa yang transparan, akuntabel, dan berdampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat, sekaligus menginspirasi BumDesa lain di wilayah kepulauan Kalimantan Barat.















Leave a Reply