Ratusan Ribu Pemilih Perbatasan Terancam Tak Dapat Memilih

Forum perbatasan kalimantan barat memaparkan sebanyak 244 ribu 609 pemilih potensional di kalimantan barat hingga kini belum memilki ktp elektronik. Sementara khusus warga perbatasan yang terancam tidak dapat memberikan hak suaranya berjumlah 142 ribu 875 pemilih. Melalui rapat pleno yang digelar empat hari lalu kpu provinsi kalbar telah mengeluarkan daftar pemilih tetap atau d-p-t untuk 14 kabupaten kota se kalimantan barat yaitu sebanyak 3 juta 436 ribu 127 pemilih.
D-p-t tersebut menuai tanggapan dari forum perbatasan kalimantan barat. Melalui kajian yang dilakukan dan menyandingkan data-data yang dimiliki ketua forum perbatasan kalimantan barat abelnus memaparkan berdasarkan data wajib ktp elektronik di kalbar jumlah penduduk kalbar 3 juta 826 ribu 617 orang sedangkan daftar penduduk pemilih potensial pemilu atau dp4 per 27 november 2017 adalah berjumlah 3 juta 844 ribu 498 orang dari data tersebut selisih dp4 dengan dpt yang ditetapkan kpu kalbar sebanyak 408 ribu 371 pemilih.
Dari data yang dikantongi forum perbatasan kalimantan barat sebanyak 244 ribu 609 pemilih potensional di kalbar hingga kini belum memilki ktp elektronik sementara khusus warga yang tinggal di perbatasan yang terancam tidak dapat memberikan hak suaranya pada hari pemungutan suara 27 juni mendatang berjumlah 142 ribu 875 pemilih. Terkait hal ini forum perbatasan kalimantan barat mendesak pemerintah dan kpu sebagai penyelanggara pemilu untuk mengeluarkan kebijakan alternatif lain pengganti ktp-el bagi masyarakat yang belum merekam ktp –el sehingga dapat memberikan hak suaranya pada hari pemungutan suara mendatang.
F-p-k-b juga mendesak agar hak pilih warga perbatasan kalimantan barat pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur tahun 2018 harus diselamatkan jangan hanya karena regulasi hak konstitusional masyarakat menjadi korban.
Ruai tv – 24 April 2018