Petani Ingin Harga Karet Minimal RP 10 Ribu Perkilo

Sementara itu sejumlah Petani Karet Di Kabupaten Bengkayang menginginkan agar harga karet minimal10 Ribu Rupiah Per Kilonya.

Pasalnya kenaikan harga yang tidak signifikan yaitu hanya Lima Ratus Rupiah per kilo saja masih belum mampu mengimbangi harga kebutuhan pokok yang terus merangkak naik.

Harga komoditas Karet untuk kualitas basah kembali naik 500 rupiah per kilo atau dari 7500 menjadi rp8000 di tempat pengepulan karet jalan sanggau ledo kelurahan sebalo Kecamatan Bengkayang Kabupaten Bengkayang.

Harga Karet ini mulai naik sejak sepekan terakhir namun masih dikeluhkan petani karet karena kenaikannya tidak signifikan sehingga belum mampu mengimbangi harga kebutuhan pokok yang terus merangkak naik seperti gula rp14 ribu per kilo minyak goreng rp14 ribu per kilo dan beras kualitas biasa rp11 ribu per kilo serta beras kualitas baik rp13 ribu per kilo.

Belum lagi hasil menyadap Karet turut dipengaruhi faktor cuaca.

Karena itu petani sangat menginginkan agar harga karet terus meningkat bukan malah kembali turun minimal hingga mencapai rp10 ribu per Kilogram sehingga mampu membantu mencukupi kebutuhan sehari-hari masyarakat.

Jika harga karet di tingkat pengepul di jalan sanggau ledo Bengkayang ini naik 500 rupiah per kilo namun berbeda halnya dengan harga jual di tingkat kampung yang menurut petani karet asal Kecamatan Bengkayang joni hanya dihargai 6000 rupiah per kilo.

Ruai tv – 6 juni 2018