Masyrakat Sungai Bihak Andalkan Transportasi Sungai

Meski Sudah 72 Tahun Indonesia Mardeka Namun Beberapa Wilayah Pedalaman Kalimantan Barat Hingga Saat Ini Masih Ada Belum Tersentuh Pembangunan Dari Pemerintah Salah Satunya Seperti Yang Terjadi Di Daerah Aliran Sungai Bihak Kecamatan Hulu Sungai Kabupaten Ketapang.

Di Daerah Ini Masyarakat Hanya Mengandalkan Transportasi Sungai Karena Akses Jalur Darat Yang Masih Belum Memadai. Berikut Video Kiriman Jurnalis Wraga.

Saudara Ini Adalah Vidio Kiriman Jurnalis Warga Andi Dakosta Terkait Potret Kehidupan Masyarkat Di Daerah Perhuluan Tepatnya Di Wilayah Aliran Sungai Bihak Kecamatan Hulu Sungai Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat Saat Ini.

Akses Jalan Darat Yang Belum Memadai Untuk Dilewati Kendaraan Membuat Masayarakat Disepanjang Aliran Sungai Bihak Kecamatan Hulu Sungai Ini Terpaksa Masih Mengandalkan Transportasi Sungai Jika Hendak Pergi Ke Pusat Kecamatan Maupun Kota Kabupaten.

Kondisi Yang Sudah Terjadi Hingga Puluhan Tahun Ini Seolah Sudah Menjadi Hal Biasa Bagi Masayarakat Sekitar.

Meski Seringkali Menyampaikan Persoalan Tersebut Kepada Pemertintah Daerah Setempat Maupun Para Wakil Rakyat Untuk Membuka Akses Infrastruktur Yang Terisolir Menuju Daerah Perhuluan Sungai Bihak Tersebut Namun Hingga Saat Ini Keinginan Warga Belum Juga Mendapatkan Realisasi Dari Pemerintah.

Pasalnya Menurut Warga Kondisi Yang Sudah Berlangsung Lama Ini Membuat Beban Tersendiri Bagi Warga Dimana Jika Ada Warga Yang Ingin Menuju Pusat Kecamatan Maupun Kota Kabupaten Harus Merogoh Kocek Lebih Dalam Untuk Biaya Transpot.

Hal Tersebut Belum Termasuk Resiko Yang Harus Diharapi Warga Selama Perjalanan Pasalnya Dengan Medan Yang Cukup Ekstrim Serta Derasnya Aliran Sungai Bihak Tak Kerap Membuat Perahu Yang Mereka Tumpangi Terpaksa Harus Di Tarik Beramai-Ramai Jika Tersangkut Berbatuan Disekitar Aliran Sungai.

Dengan Kondisi Ini Masayarakat Sekitar Berharap Agar Adanya Perhatian Serius Yang Dapat Diberikan Pemerintah.

Ruai tv – 19 Juli 2018