LANDAK, RUAI.TV – Kabupaten Landak tidak menerima jatah vaksin COVID-19 dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk pekan ke-4 September 2021. Ternyata, masalah ini muncul akibat tidak sinkronnya data dalam aplikasi Pcare maupun aplikasi Smile. Kedua aplikasi itu berfungsi sebagai sebagai alat monitoring program vaksinasi.
Informasi dalam aplikasi di Smile, menyebutkan, Kabupaten Landak masih menyimpan 11 ribu dosis vaksin.
“Faktanya, itu tidak benar. Kami hanya simpan 500 dosis vaksin Moderna untuk vaksinasi tahap dua,” jelas Karolin.
Baca juga: Bupati Karolin Terima Gelar Kehormatan dari Keraton Landak
Selain itu, dia mencontohkan, dalam aplikasi Pcare untuk vaksinasi pelajar, disebutkan baru 400 pelajar yang menerima vaksinasi. Faktanya, lanjut Karolin, sudah enam ribu orang pelajar telah menjalani vaksinasi.
“Tidak sinkron dan belum update-nya data berpengaruh pada distribusi vaksin. Kami tidak dapat jatah, karena dianggap masih simpan 11 ribu dosis,” tutur Karolin.
Baca selanjutnya dengan klik pages 2
Leave a Reply