DPRD Ketapang Didemo Ratusan Buruh

DPRD Kabupaten Ketapang Di Demo Ratusan Buruh Yang Tergabung Dalam Serikat Buruh Sejahtera Indonesia Kabupaten Ketapang Rabu Pagi.
Ada enambelas tuntutan yang disampaikan dalam aksi yang masih bagian dari Peringatan Hari Buruh Sedunia Satu Mei 2018 Ini.
Seperti inilah aksi unjuk rasa yang digelar ratusan buruh yang tergabung dalam serikat buruh Sejahtera Indonesia Sbsi Kabupaten Ketapang Di DPRD Kabupaten Ketapang rabu pagi.

Ada 16 tuntuan yang disampaikan dalam aksi yang masih merupakan bagian dari peringatan hari buruh sedunia ini diantaranya menolak peraturan presiden nomor 20 tahun 2018 tentang penggunaan tenaga kerja asing terapkan Surat Keputusan Gubernur nomor 706 tahun 2017 tentang upah perusahaan atau pengguna tenaga kerja maupun berbadan hukum maupun tidak berbadan hukum wajib mendaftarkan pekerjanya kedalam program BPJS ketenagakerjaan dan kesehatan meminta pemerintah atau dewan pengupahan untuk membentuk sektor industri pengolahan tambang pertambangan perhotelan dan konstruksi dan meminta pemerintah memberikan pengawasan perlindungan serikat buruh terhadap intimidasi oleh perusahaan sebagaimana telah diatur oleh undang-undang nomor 21 tahun 2000 tentang serikat buruh dan pekerja.

Selain itu massa juga meminta pemerintah mendorong perusahaan menyediakan alat pelindung diri di tempat kerja secara cuma-cuma sesuai UU tentang keselamatan kerja dan meminta kepada BPJS ketenagakerjaan untuk kembali Meneribtkan Laporan Saldo BPJS karyawan satu tahun sekali setiap awal tahun Pada Bulan Januari.
Tuntutan massa SBSI ini diterima langsung oleh ketua DPRD Kabupaten Ketapang Budi Mateus.
Usai menyampaikan aspirasinya massa membubarkan diri dengan tertib.

Ruai tv – 02 Mei 2018