Dua Kali Tak Hadir Debat, Sugianto Sabran Minta Maaf

KALTENG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar debat publik antar Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng untuk pilkada tahun 2020 putaran ke-3, Rabu (2/12/2020) malam.

Pada debat putaran ketiga ini mengangkat tema “Reformasi, Birokrasi, Penegakan Hukum dan Kualitas Pelayanan Publik Kalimantan Tengah” yang terdiri dari 6 (enam segmen).

Pada debat kali ini seharusnya diikuti dua pasangan calon secara utuh, yakni Paslon Nomor Urut 1 Ben Brahim S. Bahat – H. Ujang Iskandar dan Paslon Nomor Urut 2 H. Sugianto Sabran – H. Edy Pratowo.

Namun karena masih dalam pemulihan karena terpapar Covid-19, debat kali ini sama halnya dengan debat putaran kedua yakni Calon Gubernur Kalteng Nomor Urut 2 H. Sugianto Sabran tidak bisa hadir, sehingga debat hanya diisi antara Paslon Nomor Urut 1 dan Wakil Paslon Nomor Urut 2 yakni H. Edy Pratowo.

“Saya H Sugianto Sabran, Calon Gubernur Kalimantan Tengah, meminta maaf kepada masyarakat Kalimantan Tengah dimanapun berada, karena pada malam hari ini kami tidak bisa mengikuti debat,” kata H Sugianto Sabran, Rabu (2/12) kemarin.

Tidak hadirnya calon gubernur petahana ini dikarenakan masih dalam pemulihan dari Covid-19, karena sebelumnya dirinya dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Meski saat ini sudah dinyatakan sembuh, namun ia menghormati aturan yang ada sehingga masih harus menunggu hasil swab berikutnya keluar.

“Saat ini Alhamdu lillahi rabbil ‘alamin keadaan saya sehat walafiat hasil pemeriksaan kesehatan terakhir menunjukan kabar mengembirakan, namun sebagai bentuk pertanggungjawaban saya kepada masyarakat saya memilih untuk tidak hadir kedebat sampai menemu hasil tes swab selanjutnya,” paparnya.

Ia pun berharap kepada masyarakat Kalimantan Tengah dan paslon nomor urut 1 agar bisa memaklumi keadan yang ia alami ini. Meski tak bisa hadir sebagai peserta pilkada ia berharap kepada peserta debat yang hadir untuk bisa mengsukseskan debat putaran ketiga tersebut.(Red).