Kader PMKRI Calon Cabang Sambas Diajak Jadi Agen Perubahan

SAMBAS – Perhimpunan Mahasiswa Katolik RepubliK Indonesia (PMKRI) Calon Cabang Sambas di melaksanakan Masa Penerimaan Anggota Baru (MPAB) dan Masa Bimbingan (MABIM) yang dipusatkan di aula Asrama Putera Paroki Kristus Raja Sambas, dari 26 hingga 27 September 2020 . kegiatan ini mengangkat Tema “Menjadi Agent Of Change di Era Revolusi 4.0” yang didampingi oleh PMKRI Cabang Bengkayang.

Peserta MPAB dan MABIM berjumlah 18 orang peserta dengan rincian 12 orang peserta yang mengikuti MPAB dan 6 orang peserta yang sudah mengikuti MPAB tahun lalu. Sedangkan para peserta MPAB dan MABIM berasal dari Mahasiswa Politeknik Negeri Sambas. Kegiatan tersebut diawali dengan Misa Pembukaan yang dilaksakan pada Sabtu (26/9) di Kapel Susteran di pimpin oleh Pastor Ferdinandus Rupinus OFM. Cap.

Koordinator Calon Cabang Selakau, Fransiska Vira Septiadewi berharap, melalui kegiatan MPAB dan MABIM peserta diharapkan mampu memiliki jiwa yang militan serta mampu menjadi pelaku perubahan ditengah perkembangan jaman dan era teknologi dan industri 4.0.

“Melalui MPAB dan MABIM ini diharapkan juga dapat membentuk kader-kader yang militan dan menjadi pemuda yang dapat menjadi agent perubahan bagi PMKRI, Gereja dan Tanah air.” Imbuhnya.

Sementara itu dalam sambutannya, Ketua presidium PMKRI Cabang Bengkayang selaku cabang pendamping, Victorius Eliston menyampaikan, bahwa dalam kegiatan ini peserta diharapkan mampu memahami dan mendalami materi yang diberikan.

“Melalui kegiatan MPAB dan MABIM ini kami mengharapkan para peserta dapat memahami dan mendalami materi yang ada, serta dapat merealisasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Kader PMKRI Calon Cabang Sambas diharapkan berperan aktif dimasa pandemi COVID-19, sehingga menjadi momen refleksi bersama sebagai kaum muda khususnya kader PMKRI agar dapat berkontribusi lebih untuk gereja dan tanah air.

Sementara menurut Abelnus yang menjadi pemateri pada kegiatan MPAB dan MABIM PMKRI Calon Cabang Sambas, kader PMKRI harus memiliki jiwa militan yang tinggi terhadap Gereja dan Bangsa.

“Kader PMKRI harus paling terdepan membela Gereja dan bangsa, jika negara mendapatkan ancaman baik dari dalam maupun dari luar,” pungkusnya.

Abelnus juga berharap kepada Pemerintah daerah Kabupaten Sambas, agar mau mengakomodir dan melibatkan Kader PMKRI Cabang Sambas dalam setiap kegiatan Pemerintah. PMKRI sendiri diwajibkan melakukan kaderisasi dalam rangka untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kader, kegiatan kaderisasi sendiri memiliki 3 tahap yaitu Masa Penerimaan Anggota Baru (MPAB), Masa Bimbingan (MABIM) dan Latihan Kepemimpinan Kader(LKK).

Ketiga tahap ini merupakan syarat utama untuk menjadi anggota dan kepengurusan inti (Presidium dan ketua Presidium) dan Kegiatan tersebut dilaksanakan sesuai kebutuhan cabang. Kegiatan MPAB dan MABIM Calon Cabang Sambas diakhiri dengan pembaretan dan ramah tamah.(Red).