FAJI Kalbar Gelar Aksi Bersih Sungai

PONTIANAK – Memperingati Hari Sungai dan Hari Pariwisata Sedunia 2020, Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kalimantan Barat menggelar aksi bersih sungai dan aksi arung jeram di Riam Pangar, Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang, Minggu (27/9).

Aksi ini diikuti oleh para pengiat arung jeram di sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Barat, diantaranya FAJI Kota Pontianak, dan FAJI Kabupaten Landak, serta kelompok masyarakat sadar wisata setempat.

Dalam aksi bersih sungai, peserta melakukan pembersihan sampah kayu, sampah organic, dan non organic di sepanjang Sungai Tanggi, khususnya lokasi wisata alam Riam Pangar.

Selain melakukan aksi bersih sungai, para pengiat arung jeram juga melakukan pengarungan sungai menggunakan perahu karet, dengan menempuh jarak 11 kilometer. Pengarungan sungai ini mengambil start dari Riam Perage dan finish di Riam Pangar, dengan jarak tempuh 3 kilometer. Kemudian dilanjutkan pengarungan dari Riam Pangar hingga Lubuk Ganting di Riam Merasap, dengan jarak tempuh 8 km.

Ada beberapa riam yang terbilang cukup berbahaya dan sulit untuk dilintasi, diantaranya Riam Baneng, Batu Atep dan Riam Meraos 2. Di lokasi itu, para pengiat arung jeram harus konsentrasi dan tepat untuk memilih jalur, jika tidak, maka perahu bisa berakibat fatal.

Ketua Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kalimantan Barat Hermayani Putera mengatakan, aksi peringatan Hari Sungai dan Hari Pariwisata Sedunia ini merupakan bagian dari dukungan FAJI Kalbar dalam mempromosikan potensi olah raga dan pariwisata, khususnya di bidang arung jeram.

“Intinya, kami (FAJI Kalbar) mendukung para pihak dalam mempromosikan potensi olah raga dan pariwisata, khususnya di bidang arung jeram,” katanya.

Menurut Hermayani, aksi bersih sungai dan kepariwisataan arung jeram mensyaratkan adanya pemeliharaan dan pengelolaan sungai-sungai yang memiliki grade dan kualifikasi tertentu untuk pengembangan arung jeram.

“Ini bisa sinergi dengan upaya pembinaan prestasi olah raga arung jeram itu sendiri, karena basis pembinaaan prestasi arung jeram ada di kabupaten/kota dan klub,” lanjutnya.

Riam Pangar sendiri merupakan salah satu objek wisata alam yang berada Sungai Tanggi Desa Wisata Piasak, Kecamatan Tujuhbelas, Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang. Objek wisata yang berlokasi di Dusun Segonde ini memiliki arus yang cukup deras dan batuan besar yang menonjol dari dasar sungai. Objek wisata Riam Pangar ini memang cocok untuk kegiatan arung jeram.

Pengunjng bisa merasakan sensasi mengarungi sungai dengan perahu karet di sana. Setidaknya ada dua kelas yang disediakan, yakni kelas pemula dan kelas mahir, dengan rute cukup ekstrem.

Jalur pemula dimanakan Family Trip dengan jarak tempuh sepanjang 3 km atau kurang lebih 1 jam. Sedangkan jalur ekstrim dengan jarak tempuh 8 km atau bisa ditempuh dengan waktu 3 jam. (Rilis).