803 Orang Positif Covid-19 di Kalbar, 7 Orang Meninggal Dunia

oleh -13 views

PONTIANAK – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson kembali mengumumkan perkembangan kasus Covid-19 per Rabu 16 September 2020 yaitu dengan total kasus konfirmasi sebanyak 803 orang. Dari jumlah itu 666 orang atau 82,93 persen diantaranya sembuh, sedangkan 7 orang meninggal dunia.

Sementara untuk kasus konfirmasi baru berdasarkan hasil pemeriksaan laboratrium Untan Pontianak, TCM RSUD dr. Soedarso Pontianak, dan mobile TCM Sintang Selasa 15 September 2020 yaitu sebanyak 19 orang yang tersebar di Kabupaten Sintang 6 orang, Kota Pontianak 5 orang, Kabupaten Kubu Raya 4 orang, Kabupaten Sambas 1 orang, Kabupaten Bengkayang 1 orang dan luar wilayah 2 orang. Harisson juga menyampaikan kasus konfirmasi sembuh per Rabu 16 September 2020 yaitu berjumlah 11 orang. Sedangkan jumlah sampel yang diperiksa sudah mencapai 578 orang, dari jumlah itu 19 orang diantaranya positif, 520 orang negatif dan running ulang 28 orang.

Khusus untuk 6 orang kasus konfirmasi baru Covid-19 di Kabupaten Sintang menurut Harisson adalah siswa dari Sekolah Seminari Teluk menyurai di Sintang atau dari klaster sebelumnya. Keenamnya langsung diisolasi di RSUD Ade M. Djoen Sintang. “seluruhnya untuk sekolah seminari ini ada 36 orang siswa yang terkonfirmasi positif Covid-19 hingga hari ini,” ungkap Harisson.

Sedangkan untuk 5 orang kasus baru Covid-19 di Kota Pontianak menurut Harisson salah satunya adalah ibu dari pasien Covid-19 yang sebelumnya meninggal. “Nah ini ibunya memang sudah beberapa hari juga dirawat di RSUD dr. Soedarso,” jelas Harisson.

Harisson juga mengungkapkan adanya satu klaster baru penyebaran Covid-19 yaitu klaster Munzalan di jalan Sungai Raya Dalam Pontianak, dimana untuk klaster ini ada 4 orang terkonfirmasi positif Covid-19, 1 berdomisili di Kota Pontianak, 2 di Kabupaten Kubu Raya, dan 1 orang KTP Samarinda, Kalimantan Timur.”Nah ini dinas kota sudah melaksanakan tracing terhadap klaster Munzalan ini,”ungkap Harisson.

Harisson juga menyampaikan 1 kasus Covid-19 yang merupakan bagian dari 19 orang kasus baru adalah penumpang pesawat Citylink tanggal 11 September 2020 dengan nomor penerbangan QG9414 penerbangan dari Jakarta. Berdasarkan KTP penumpang itu berasal dari Pekalongan Jawa Tengah dengan alamat di Kota Pontianak yaitu di salah satu ruko di A. Yani Mega Mall dan sedang di tracing oleh Dinas Kesehatan Kota Pontianak.

Karena kasus konfirmasi Covid-19 di Kalimantan Barat terus bertambah, Harisson sekali lagi menyampaikan kepada masyarakat untuk tidak menganggap remeh kasus Covid-19, karena sudah bisa dilihat kemarin ada pasien berusia muda yaitu 42 tahun yang meninggal dunia akibat virus ini. Karena itu masyarakat diimbau untuk memiliki prinsip bahwa orang lain sudah terkonfirmasi positif Covid-19 dan agar tidak tertular maka harus menjaga jarak dengan orang lain di sekitar kita, gunakan masker dan sering mencuci tangan. “jauhi orang yang tidak pakai masker, jangan berinteraksi dengan orang yang tidak pakai masker, kemudian bila perlu orang yang tidak pakai masker kita kucilkan,” tutup Harisson. (Ray)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.