Wabup Kapuas Hulu Hadiri Pentahbisan Dua Imam Baru

oleh -32 views

PUTUSSIBAU – Wakil Bupati Kapuas Hulu, Antonius L. Ain Pamero menghadiri pentahbisan imam RP Nikodemus Hermiawan, SMM dan RP Oktavianus Klido Wekin, SMM di Deo Soli lintas timur Kecamatan Putussibau Selatan, Selasa (8/9/202).

Kedua imam di tahbiskan langsung oleh Mgr.Samuel Oton Sidin, OFM.Cap Uskup Keuskupan Sintang, dihadiri para Frather, Pastor, beserta segenap umat yang hadir. Pentahbisan tersebut juga dilakukan dengan streaming, dan menerapkan protokol kesehatan. Dalam kesempatan tersebut, atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu menyampaikan ucapan selamat kepada dua imam yang telah di tahbis.

“Kita berterima kasih kepada dua saudara ini yang telah menjawab Perutusan Maria Monfortan, untuk itu kita berharap kedua imam ini menjadi pelita bagi umat dan masyarakat,” ucap Wakil Bupati Kapuas Hulu, Antonius L. Ain Pamero.

Untuk itu sambung Wabup, tetaplah setia dengan janji imamat karena banyak umat yang rindu pelayanan rohani. Karena dewasa ini pelayanan cendrung mengalami kekurangan.

“Banyak daerah ada gereja ada kapel, tapi belum mampu dilayani pastor karena keterbatasan, maka imam baru ini sangat di tunggu-tunggu.Jadi anda berdua adalah wajah gereja untuk membimbing umat,” imbuh Wabup.

Karenanya, Wabup mengajak sebagai umat harus memberikan dorongan kepada kedua imam ini, dalam menghadapi tantangan dunia kedepan yang semakin barat.

“Mari kita dukung untuk memberikan pelayanan kepada umat, semoga dapat menjalankan tugas sampai akhir hayatnya,” ucap Wabup.

Wabup memastikan bahwa Pemerintah Daerah selama ini telah berusaha membangun komunikasi dengan gereja-gereja di Kapuas Hulu, untuk mewujudkan keadilan bagi masyarakat.

“Semoga Serikat Maria Monfortan atau SMM, khususnya di Kapuas Hulu ini terus memberikan kontribusi pelayanan kepada masyarakat dan umat,” harap Wabup.

Wabup mengapresiasi atas moto kedua imam itu, dimana RP Nikodemus memilih moto “Aku ini, jangan Takut” yang terdapat dalam Matius 14: 27, “Ini sangat tepat menggambarkan situasi dan dinamika saat ini. Kemudian pastor Oktavianus memilih moto “Ini aku, utuslah aku” dalam kitab Yesasa 6:8b. Jadi ini menjawab tantangan, dimana panggilan menjadi imam belakangan ini menurun signifikan, maka kita perlu tetap menempatkan panggilan imam yang istimewa, perutusan menjangkau jiwa yang haus akan rohani,” demikian sambutan Wabup Anton Pamero.

“Panggilan jadi Pastor itu berat jaman sekarang ini, tapi kalian bersedia menjadi imam, maka jangan takut, ada Tuhan yang menyertai. Jangan lupa memohon doa dari Tuhan dan jangan lupa berusaha mewujudkan doa mun itu dengan tindakan nyata dan mempertanggungjawabkan nya sampai mati,” Pesan Mgr. Samuel Oton Sidin, OFM.Cap kepada kedua imam.

Sementara itu romo niko dan romo vian yang baru di tahbis sebagai imam smm, berterimakasih atas dukungan seluruh umat. dan janji untuk mempertanggung jawabkan imamat mereka dengan baik.

“Romo Anton bilang, tahbisan imam itu istimewa, maka istimewa juga gaya hidup mereka nantinya. Romo Anton yang merupakan pimpinan Provinsial SMM menugaskan Romo Vian ke Paroki Ratu Rosari Lebang, Lanjing. Sementara saya ditugaskan ke Biara Montfort, Menyurai Sintang,” tutup romo Niko.(Daling).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.