Sengketa Kebun Pemicu Pembunuhan di Desa Padang

oleh -430 views

KAYONG UTARA – Polisi akhirnya mengungkap penyebab perkelahian berujung maut antara CL dan BR terhadap korban UR (49) di Dusun Tanjung RU, Desa Padang, Kecamatan Kepulauan Karimatan, Kabupaten Kayong Utara.

Polres Kayong Utara pertama kali menerima adanya perkelahian berujung maut itu pada Jumat (3/7) pukul 19.00 WIB. Setelah menerima laporan melalui telpon seluler, selanjutnya Tim Respatti Polres Kayong Utara mendatangai TKP.

“Dikarenakan cuaca dan ombak yang tinggi sehingga tim yang dipimpin oleh Katim Respatti Ipda Sitepu terpaksa singgah di Tanjung satai. Esok paginya sekitar pukul 08.00 WIB, tim segera mengamankan pelaku dan melakukan pengolahan tempat kejadian,” kata Kapolres Kayong Utara, AKBP Bambang Sukmo, Minggu (5/7) pagi.

AKBP Bambang Sukmo mengungkapkan, bahwa perkelahian itu dipicu adanya sengketa lahan antara pelaku dan korban. Pelaku jengkel lantaran korban sering merusak kebun Cengkeh milik pelaku.

“Motif perkelahian disebabkan oleh permasalahan sengketa kebun antara korban dan pelaku. Pelaku merasa jengkel dan sakit hati karena kebun cengkeh milik pelaku sering dirusak oleh korban,” ungkap Kapolres.

Kapolres menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi mata, Hakim Bading, perkelahian itu terdengar pertama kali saat ia akan melaksanakan Salat Magrib. Mendengar adanya keributan, ia pun membuka pintu rumah untuk melihat apa yang terjadi.

“Setelah membuka pintu rumahnya melihat ada 3 orang laki-laki sedang berkelahi. Saudara Hakim berupaya untuk menghentikan perkelahian tersebut, namun tidak dihiraukan,” jelas Kapolres Kayong Utara.

Saat melihat situasi semakin ricuh, saksi pun meninggalkan lokasi tersebut untuk menghindari terkena tebasan parang. Setelah salah satu jatuh, tidak lama warga berdatangan dan barulah Hakim memberanikan diri untuk datang ke lokasi kembali.

Atas kejadian ini, UR tewas ditempat akibat hantaman kayu dibagian kepala, sementara pelaku lainnya mengalami luka dibagian kali akibat sabetan pisau korban saat berusaha melawan. Hingga Sabtu (4/7) malam pelaku sudah diamankan di Mapolres Kayong Utara untuk penanganan kasus lebih lanjut. (Zal/Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.