Akibat Terjerat Tali Layangan, Leher Sujiman Terpaksa Dioperasi

oleh -388 views

SANGGAU – Seorang pengendara sepeda motor yang hendak menuju Sintang menjadi korban tali layangan di Jalan Raya Sungai Bongkok, Kelurahan Tanjung Kapuas, Kabupaten Sanggau Selasa (30/6/2020) siang. Akibat peristiwa tersebut, leher korban mengalami luka cukup dalam. Ia pun terpaksa menjalani operasi dibagian leher oleh tim medis RSUD M.Th. Djaman Sanggau.

Kapolsek Kapuas, IPTU Sukiswandi membenarkan kejadian tersebut. Korban diketahui bernama Sujiman (63) warga jalan Masuka I, Kelurahan Mengkurai. Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang.

Kapolsek menjelaskan, korban sebelumnya mengendarai sepeda motor jenis metick yang sedang berboncengan dengan keponakannya, dari arah kota Sanggau menuju ke Sintang. Setelah sampai di Sungai Bongkok, Kelurahan Tanjung Kapuas, korban terkena tali layangan, sehingga mengakibatkan korban menderita luka di leher yang akhirnya dibawa ke RSUD M.Th. Djaman untuk mendapat perawatan Medis.

Menanggapi hal itu, Kasat Pol-PP Sanggau, Viktorianus mengaku akan menindak tegas siapapun yang bermain layangan di tempat umum, termasuk di kompleks pemukiman padat penduduk maupun jalan raya.

“Saya tegaskan kalau mereka berani bertanggungjawab akibat permainanan layangan mereka, apalagi sampai ada korban, kami silakan, tapi kalau tidak berani tanggungjawab kami bubarkan. Kami akan tegas dengan siapapun yang mengganggu ketertiban umum,” kata Kasat Pol-PP Sanggau, Viktor ketika diwawancara.

Untuk memastikan tidak ada yang bermain layangan, Viktor sudah memerintahkan anggotanya melakukan patroli rutin di daerah-daerah yang dianggap menjadi tempat permainan layangan. Patroli biasanya dilakukan pada sore hari karena pada pagi hingga siang hari petugas melakukan patroli di pasar-pasar untuk memantau ketertiban pedagang dalam berjualan.

Sementara itu, Bupati Sanggau, Paolus Hadi mengaku prihatin atas kejadian akibat permainan layangan yang menimbulkan korban.

“Bapak/ibu saudara/saudari hari ini ada kejadian yang menimbulkan korban akibat permainan layangan dan kejadian itu sangat mengenaskan. Kita sedih melihat korban. Mudah-mudahan korban tidak ada masalah,” ujar Bupati.

Bupati meminta kepada siapapun yang bermain layangan, bermainlah ditempat-tempat yang aman. Bupatipun meminta dukungan untuk melakukan penertiban.“Kalau mau main layangan ada tempatnya. Mohon dukungan untuk penertibannya. Karena sekarang tali layangan itu masuk ke jalan raya. Seharusnya tidak ada tali layangan yang masuk ke jalan raya,” pungkasnya. (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.