Arsip

Petugas Kesehtaan Reaktif, Pelayanan Puskesmas Pemuar Dihentikan

Advertisement

MELAWI – Bupati Melawi, Panji mengungkapkan, berdasarkan hasil rapid test terhadap petugas kesehatan di Puskesmas Pemuar, Kabupaten Melawi, terdapat 8 (delapan) orang diantaranya dinyatakan reaktif.

“Sehubungan dengan hasil Tes Cepat (Rapit Test) yang telah dilakukan terhadap seluruh petugas kesehatan di Puskesmas Pemuar, dan ditemukan 8 (delapan) orang petugas kesehatan yang Reaktif,” ungkap Panji Rabu (6/5) siang.

Menurut Panji, dengan adanya petugas kesehatan yang dinyatakan reaktif, maka dirinya sebagai kepala daerah mengambil kebijakan dengan menghentikan sementara pelayanan puskesmas selama 14 hari, mulai 1 hingga 15 Mei 2020 dan kegiatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat dialihkan ke Rumah Sakit Pratama Batu Buil.

Advertisement

“Atas dasar tersebut, untuk mencegah hal-hal yang tidak diingikan. Maka saya sampaikan, kegiatan pelayanan Puskesmas Pemuar diberhentikan sementara selama 14 (empat belas hari). Terhitung dimulai tanggal 01 s/d 15 Mei 2020 dan kegiatan pelayanan kesehatan untuk masyarakat dialihkan ke RS Pratama Batu Buil,” jelasnya.

Panji mengatakan, untuk petugas kesehatan yang ditemukan reaktif terhadap Rapid Test, sudah dilakukan pengambilan dan pemeriksaan lebih lanjut berupa PCR dan masih menunggu hasil konfirmasi dari Laboratorium Provinsi.

“Pastinya yang kita harapkan selalu yang terbaik dari Tuhan, agar petugas-petugas Gugus Depan Covid-19 di Kabupaten Melawi selalu diberikan perlindungan dan kesehatan yang baik oleh Yang Maha Kuasa. Sehingga para petugas-petugas kita tetap siap dann prima dilapangan,” ujarnya.

Masih kata Panji, Buat masyarakat Melawi, tetap jaga jarak aman, selalu menggunakan masker, jangan lupa cuci tangan dan yang berpuasa, tetap semangat menjalani ibadah meski ditengah wabah, tetaplah yakin bahwaTuhan pasti mendengar doa dan permohonan kita.(Red).

Advertisement