Jembatan Pelangi di Kalbar Jadi Objek Wisata Alternatif

oleh -64 views

SEKADAU – Jembatan Pelangi di Desa Nanga Kiungkang, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Provinsi Kalimantan Barat bisa menjadi alternatif wisata di Wilayah Kecamatan Nanga Taman. Lokasi ini bagus bagi pengunjung yang suka berfoto selfie dengan latar panorama alam dan warna-warni. Jembatan Pelangi ini menghubungkan Desa Kiungkang, Desa Sungai Lawak dan Desa Tapang Tingang.

Niko, salah satu pengunjung asal Nanga Taman menuturkan, Jembatan Pelangi cukup unik karena dicat dengan berbagai warna dan sangat bagus untuk berfoto selfie.

“Di tempat ini juga bisa melihat sunset di sore hari untuk mengabadikan momen,” ujarnya.

Kepala Desa Nanga Kiungkang, Asri mengatakan bahwa Jembatan Pelangi itu telah dibuka kemari sebagai akses penyebrangan Sungai Sekadau, Dusun Nanga Kiungkang, Desa Nanga Kiungkang. Jembatan ini sebelumnya dalam keadaan rusak, namun setelah direnovasi kondisi jembatan menjadi bagus terlebih diberi warna warni.

“Diharapkan dengan selesainya perehapan jembatan ini bisa membantu dan demi kelancaran akses jalan menuju ke Dusun Kiungkang. Terutama akses jalan menuju tiga desa yang ada, jembatan yang panjang 87 meter kita cat warna-warni biar menarik perhatian warga masyarakat,” tuturnya.

Asri menambahkan, selain untuk akses lalu lintas, jembatan ini juga bisa menjadi salah satu objek wisata di Desa Nanga Kiungkang untuk mengabadikan momen di sore hari seperti foto selfie karena memiliki latar yang menarik.

Mewakili Pemerintah Desa, Asri mengucapkan terimakasih kepada semua masyarakat desanya atas dukungan dalam pengerjaan jembatan gantung tersebut.

Kata Asri, ia sebagai Kades Kiungkang telah mewujudkan keinginan serta aspirasi dari masyarakat. Dan ia juga sekali lagi berterimakasih juga kepada seluruh lapisan masyarakat Desa Nanga Kiungkang yang telah mensuport serta membantu pelaksanaan kegiatan perehapan jembatan ini.

“Semoga apa yang kita lakukan bermanfaat untuk khalayak umum,” pungkasnya. (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.