Umat Kristiani Sanggau Gelar Perayaan Natal Bersama Tahun 2019

oleh -40 views

SANGGAU – Ibadah dan Perayaan Natal Bersama Umat Kristiani Kabupaten Sanggau tahun 2019 mengusung tema “Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang” (Yohanes 15:14-15).

perayaan ini dihadiri Bupati Sanggau, Sekda Sanggau, Kapolres Sanggau, Dandim 1204 Sanggau, Perwakilan Pengadilan Negeri Sanggau dan Kejari Sanggau, Pastor, para Pendeta, tokoh masyarakat, perwakilan organisasi keagamaan, perwakilan organisasi kemasyarakatan, perwakilan Denominasi gereja-gereja, perwakilan kring, para undangan non Kristiani serta umat Kristiani di kota Sanggau.

Pelaksanaan kegiatan yang dipusatkan di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Sanggau, Senin (30/12/2019) pukul 16.00 hingga pukul 20.30 Wib berjalan baik dan sukses dan para umat merasa senang bisa menghadirinya.

Kegiatan berlangsung hikmat, nyanyian puji-pujian memecah suasana hingga umat penuh sukacita, penyalaan lilin Natal dan lagu Malam Kudus yang begitu terasa, berbagai penampilan dari beberapa grup koor baik kristen Protestan maupun Katolik, mendengarkan pesan Natal yang disampaikan oleh Pdt. Subandi, S.Th, M.Min (Pengkhotbah) sebagai renungan rohani agar dapat diterapkan dalam kehidupan bersama bagi para umat.

Ketua panitia pelaksana Damianus Dedy Susanto, SH., S.IK., MH dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ibadah dan perayaan natal umat Kristiani Kabupaten Sanggau tahun 2019 ini diselenggarakan oleh Pengurus Hari Besar Kristiani (PHBK) Kabupaten Sanggau. Perayaan Natal bersama ini merupakan momen bagi kita semua untuk membawa kabar baik dan kesukaan besar bagi kita semua. Ini merupakan kegiatan untuk kita saling memaafkan satu sama lainnya, kita melihat bahwa akhir-akhir ini negara kita banyak terjadi hal-hal yang tidak mengenakkan. Atas dasar itulah maka PGI dan KWI membuat tema Natal secara nasional yaitu “Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang” karena Negara kita adalah Negara yang besar dengan bermacam-macam ragam suku, agama dan adat istiadat.

“Keberagaman ini merupakan tanggung jawab kita semua untuk merawatnya sehingga kita tetap menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan sebagai obat atas kejadian yang lalu, harapannya kegiatan ini menjadi benih cinta kasih bagi sesama. Kita yang ada di sini harus menjadi terang dan garam Kristus,” jelasnya.

Ketua Badan Musyawarah Gereja (Bamag) Kabupaten Sanggau Pdt. Toni Marbun, S.Th menyampaikan Natal bersama saat ini terasa spesial, momen dimana Allah melibatkan dirinya dengan segenap ciptaannya. Secara manusiawi kita tidak memiliki kesanggupan mengharmoniskan hubungan yang sudah rusak karena dosa. Natal sejatinya inisiatif kekal Allah untuk menjangkau ciptaannya yang sangat terhormat dan instrumen Allah untuk mengembalikan posisi manusia sebagai gambar rupa dirinya yang dipulihkan. Dengan tema Natal nasional tahun ini gereja ingin mendorong setiap orang berperan aktif dalam memberikan relasi sesama anak bangsa. Gereja ambil bagian secara nyata dalam proklamasikan kasih surga, kasih Ilahi dan kasih kekal agar dunia yang sudah jatuh ini melihat dan mengalami Allah di dalam hidup mereka. Kiranya masyarakat Kristiani Kabupaten Sanggau mengagumi berkat terindah dalam Natal kali ini dengan menghadirkan diri kita sebagai reflektor damai sejahtera dan sahabat bagi semua orang.

Berikut Pastor Albert Yance, Pr perwakilan dari Keuskupan Sanggau dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa Titik tolak kita hari ini adalah bhineka Tunggal Ika. Begitulah kita dalam agama Kristen ini, tetapi kita adalah satu dalam Tuhan Yesus Kristus. Kristuslah yang telah memanggil kita, Kristuslah yang telah hadir di dalam diri kita. Kristuslah yang telah menyelamatkan kita tanpa memandang kita itu siapa. Karena dasarnya adalah kasih Allah yang tidak berkesudahan. Dia bahkan memberikan nyawanya untuk orang-orang yang dikasihinya. Kasih inilah yang menjadi dasar tema “hiduplah sebagai sahabat bagi semua orang”. Tanpa kasih persahabatan itu tidak akan ada maknanya. Persahabatan itu menjadi konkrit dan berdayaguna karena ada kasih Allah yang mengajak kita untuk berbagi kasih kepada sesama. Semoga melalui perayaan natal malam hari ini kita sungguh menjadi sahabat untuk semua orang, bukan hanya untuk yang Kristen saja tetapi untuk agama yang lain juga, bahkan untuk orang-orang yang terpinggirkan.

Sementara itu Bupati Sanggau Paolus Hadi, S.I.P.,M.Si dalam sambutannya mengatakan ke depannya bukan hanya umat Kristen saja yang menghadiri perayaan Natal seperti ini, tetapi kita bercontoh seperti Natal bersama nasional dimana semua orang terlibat didalamnya termasuk agama diluar Kristen pun hadir bersama dalam perayaan tersebut, namun itu harus dikemas dengan baik sehingga kebersamaan antar umat sebagai sahabat dapat kita rasakan.

PH Sapaan Akrab Bupati Sanggau dalam kesempatan tersebut juga berharap agar PHBK lebih banyak kegiatannya, mudah-mudahan kekompakan kita ini sebagaimana tema yang telah diungkapkan menjadi sebuah keharusan kita bersama-sama dan ditata lebih baik dimasa yang akan datang. Mudah-mudahan perayaan natal di tahun yang akan datang menjadi agenda yang ditunggu-tunggu para umat Kristiani untuk tingkat Kabupaten Sanggau.

“Kita bisa hadir di tempat ini karena kita memang hidup berdampingan dari berbagai suku bangsa. Sanggau adalah Indonesia kecil yang ingin kita kelola dengan baik kalau kita semua bisa mendalami iman kita,”ungkap PH.

Disaat bersamaan, Ketua PHBK Kab. Sanggau Ir. Yulia Theresia mengungkapkan dengan rasa suka cita yang tulus, dirinya menyampaikn apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerinrah Daerah Kabuparen Sanggau, umat Kristiani dan semua pihak yang tidak dapat dirinya sebutkan satu persatu atas segala perhatian, kehadiran, suport dan doanya bagi terselenggaranya Natal Bersama Tahun 2019 ini. Kami sungguh merasa bahagia dan merasakan persaudaraan kita dalam keberagaman semakin kuat.

“Kami menyadari keterbatasan kami dalam beberapa hal, untuk itu kami mohon maaf lahir batin semoga kedepan lebih baik. Sebagaimana harapan Bupati Sanggau agar Natal Bersama umat Kristiani adalah sebagai momen kita bisa berkumpul bersama, bersukacita bersama merayakan Natal tidak hanya dalam lingkup umat Kristiani tetapi juga bersama saudara kita yang lainnya dalam keberagaman,” jelas Ketua PHBK.

Selain itu Ketua PHBK juga mengajak kepengurusan PHBK Kabupaten Sanggau lebih aktif lagi dalam mewujudkan Natal yang selalu dinantikan semua orang untuk berkumpul dan bersukacita bersama dalam keberagaman dan kasih Tuhan. Terimalah salam persaudaraan kami “Selamat Natal 2019 dan Selamat Tahun Baru 2020”. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.