Listrik Sering Padam, Puluhan Warga Geruduk Kantor PLN Putussibau

oleh -88 views

KAPUAS HULU – Puluhan warga Putussibau Selatan, Kabupaten Kapuas Hulu mendatangi kantor PT. PLN Putussibau mempertanyakan penyebab seringnya listrik di Kota Putussibau dan sekitarnya padam, dalam minggu-minggu terakhir.

Kepala Desa Tanjung Jati, Kamarsyah saat mendatangi Kantor PLN. Putussibau Kamis malam (24/10/2019) mengungkapkan masyarakat ingin tahu apa penyebab listrik sering padam, apalagi surat edaran dari PLN tidak ada tembusan hingga ke pihak desa.

Masyarakat meminta pihak PLN Putussibau segera menyelesaikan persoalan listrik dan harus meningkatkan pelayanan kepada konsumen. “Masyarakat sebagai konsumen merasa dirugikan baik itu untuk kenyamanan maupun terganggunya usaha, terlebih jika ada yang usaha ikan arwana,” tegas Kamarsyah.

Menanggapi kedatangan masyarakat Manager PT. PLN Ranting Putussibau, Andrew Oktora menjelaskan memang saat ini mesin pembangkit listrik tenaga diesel milik PT. PLN Ranting Putussibau mengalami gangguan.

“Saat ini ada tujuh mesin yang mengalami gangguan sehingga daya berkurang dan terpaksa dilakukan pemadaman bergilir,” ungkapnya.

Andrew mengatakan pada kondisi normal daya bangkit listrik sebesar 7.300 kW dengan beban sebesar 6.700 kW, namun karena adanya gangguan pada tujuh mesin, sehingga daya berkurang.

Meski demikian Andrew mengungkapkan pihaknya akan berusaha sekuat tenaga agar kondisi listrik di Putussibau dan sekitarnya kembali normal, selain itu Andrew juga meminta maaf kepada seluruh masyarakat atas ketidak nyamanan akibat pemadaman bergilir.

“Kami minta masyarakat bersabar, kami selalu berupaya untuk memberikan yang terbaik, tapi memang beberapa hari terakhir mesin kita mengalami gangguan, mohon doanya agar persoalan itu segera teratasi,” harap Andrew.

Usai mendapat penjelasan dari Manager PLN Putussibau puluhan Massa yang mendatangi Kantor PT. PLN Putussibau sekitar pukul 21.30 WIB akhirnya membubarkan diri dengan tertib.

Agar kondisi tetap kondusif pihak kepolisian menurunkan sekitar 20 personel, sehingga penyampaian aspirasi masyarakat berjalan aman dan lancar. (DMS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.