Seorang Mahasiswi Jadi Korban Penodongan di Jembatan Landak II

oleh -7.284 views

PONTIANAK – Belum lama dibuka untuk kendaraan roda dua, kini Jembatan Landak II penghubung Kecamatan Pontianak Utara dan Pontianak Timur sudah memakan korban. Kali ini adalah seorang mahasiswi di salah satu perguruan tinggi di Pontianak menjadi korban penodongan dan pemerasan oleh dua orang pria tak dikenal di Jembatan Landak II. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 22.00 WIB, Senin (2/9) malam.

Menurut kakak sepupu korban Lastri, kejadian itu saat adik sepupunya pulang berbelanja membeli keperluan untuk mengikuti kegiatan kampus. Setiba di tol landak II terdapat dua orang tak dikenal menghadang motornya dan mengeluarkan senjata tajam.

Tidak sampai disitu kedua pria yang sedang berada ditempat gelap itu juga memaksa agar korbannya menyerahkan HP dan uang yang ada di dompet korban. Karna panik korban langsung menyerahkan HP kepada pelaku.

“Pulang dari tempat temannya, habis belanja untuk ospek pulang sekitar jam 10 an gitu lah katanya, pas lewat jembatan itu ada 2 cowok tiba-tiba ngalang dari depan keluarkan senjata tajam minta hp sama duit dengan rasa takut sepupu saya cuma nyerahkan hp jak pulang dari rumah antara sadar atau tidak sepupu saya itu saking takut kali,” jelas Lastri kepada ruai tv, Selasa (3/9) sore.

Agar kejadian serupa tidak kembali menimpa korban lain, Lastri meminta pihak terkait untuk memberikan penerangan di sekitar Jembatan Landak II tersebut. Jika pun tidak diberi penerangan menurutnya Jembatan Landak II itu sebaiknya ditutup jika malam hari untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Saya rasa jembatan kembar yang berada di Tol Landak segera diberi Lampu saat malam dan jika tidak di beri lampu di tutup saja ketika sudah jam 7 atau 9 malam ke atas demi keamanan masyarakat yang lewat,” pintanya.

Menangapi kejadian itu Gubernur Kalbar, Sutarmijdi angkat bicara. Ia pun langsung mengambil langkah cepat agar persoalan serupa tidak menimpa korban lain. Sutarmijdi mengatakan setelah mengetahui informasi adanya penodongan ditempat gelap Jembatan Landak, ia meminta pihak terkait untuk segera menindaklanjuti hal itu.

“Sdh sy teruskan utk di TL (tindaklanjuti),” tutur Sutarmidji singkat melalui WhatsApp nya ke ruai.tv, Selasa, (3/9) sore. (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.