Kubu Raya Launching Desa Berdaya Sehat

KUBU RAYA – Wakil Gubernur Kalbar, Ria Norsan mengajak masyarakat di Provinsi Kalbar untuk gemar mengkonsumsi daging ikan.

“Saya ajak kita semua untuk gemar mengkonsumsi daging ikan, supaya tidak ada stunting dan tidak ada yang gizi buruk di Desa Rasau Jaya ini,” kata Ria Norsan, Sabtu (31/9), saat Launching Desa Berdaya Sehat di SMK Muhammadyah Desa Rasau Jaya 1.

Dikatakannya, Launching Desa Berdaya Sehat ini merupakan inisiasi dari Pemuda Muhammadyah. Acara Lauching Desa Berdaya sehat ditandai dengan pemukulan Gong Oleh Sekjen Kemenkes RI H Oscar Primadi, dilanjutkan dengan pembagian bibit ikan, tanam pohon, serta dilanjutkan dengan komitmen bersama Ayo Makan Ikan, dan Eliminasi TBC SR se Kalbar dan SSR Kabupaten Kubu Raya.

Mantan Bupati Mempawah juga mengajak masyarakat khususnya para pemuda untuk berbuat satu kebaikan. Dengan mengajak berbuat satu kebaikan, Insyaallah daerah akan makmur, maju dan berkembang.

“Jangan berhenti untuk selalu mengajak berbuat satu kebaikan,” ajaknya.

Disisi lain, masih kata Ria Norsan, Provinsi Kalbar memiliki 3.021 Desa namun dari 3.021 Desa ini hanya ada 1 Desa Mandiri, dan sekitaran 100 Desa maju, sisanya desa tertinggal. Pemprov Kalbar dibawah Gubernur dan Wakil Gubernur telah berkomitmen semaksimal mungkin untuk 5 tahun kedepan bersama TNI-Polri dan masyarakat untuk bisa hasilkan 200 Desa Mandiri.

“Alhamdulillah, 1 Tahun kepemimpinan kami, sudah ada 86 Desa Mandiri. Data ini akan diumumkan Kementerian Desa,” jelasnya.

Dijelaskannya, Pemprov Kalbar sangat konsen untuk memajukan pembangunan-pembangunan dari perdesaan.

“Kita membangun Kalbar dari Perdesaan adalah untuk kita membangun Indonesia dari Pinggiran,” ujarnya.

Sementara itu Sekjen Kemenkes RI H Oscar Primadi juga mengajak masyarakat di Provinsi Kalbar untuk hidup sehat dengan mengkonsumsi daging ikan yang ada di Sungai di Provinsi Kalbar. Selain itu, Oscar Primadi mengatakan program-program kesehatan ada juga harus di gerak oleh masyarakat luas, salah satu contohnya yang dilakukan oleh pemuda Muhammadiah ini. Unsur pemuda sangat penting dalam menjalan pembangunan di Republik yang kita cintai ini.

Kegiatan ini merupakan momen yang baik untuk kita berbagi tantangan dan menguatkan komitmen, meningkatkan tekat dan semangat kita semua, untuk lebih memberi makna kepada masyarakat agar pentingnya kesehatan.

“Semangat melayani,semangat menggerakan, semangat untuk mampu menanggapi aspirasi masyarakat, semangat memandirikan dan juga memberdayakan dalam pencapaian derajat kesehatan harus menjadi konsef pembangunan nasional kita. Kemenkes RI mengapresiasi kegiatan ini. Kepada jajaran Pemerintah Provinsi, Kabupaten / Kota diharapkan dapat menjadikan desa berdaya sehat untuk mewujudkan Visi pembangunan Nasional di bidang kesehatan,” Ujar Sekjen Kemenkes RI H. Oscar Primadi. (Red).