Sungai Sejangkung Tercemar, Masyarakat Diimbau Tak Kosumsi Air dan Ikan

SAMBAS – Warga Desa Sepantai, Kecamatan Sejangkung, Kabupaten Sambas, dihebohkan dengan banyaknya ikan mati di sungai Sejangkung, sekitar pukul 21.00 WIB, Senin (29/7) malam.

Banyaknya ikan mati tersebut diduga karena tercemarnya Sungai Sejangkung yang merupakan sumber untuk kebutuhan warga sekitar.

Banyaknya ikan mati tersebut dimanfaatkan warga untuk mengambil ikan di permukaan sungai, meski belum mengetahui penyebab pasti matinya ikan itu.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Pemerintah Desa Sepantai langsung mengambil langkah cepat dengan mengeluarkan Surat Imbauan agar masyarakat tidak mengkonsumsi ikan dan air yang diduga tercemar limbah tersebut.

Kepala Desa Sepantai, Herlin, melalui Surat Imbauannya menyampaikan tiga point penting yang harus diperhatikan masyarakat desa setempat.

“Kami Himbau kepada seluruh warga masyarakat Desa Sepatai agar tidak, 1. Mengkonsumsi Ikan yang tercemar racun/ limbah tersebut. 2. Memperjual/belikan Ikan terpapar racun/limbah tersebut. 3. Hal-hal lain untuk menindaklanjuti permasalahan ini telah kami sampaikan kepada pihak yang terkait/ berwenang.” Ujar Kades Sepantai, Herlin, melalui Surat Imbauannya, Selasa (30/7) kemarin.

Hingga kini belum diketahui penyebab matinya ikan di Sungai Sejangkung, Kecamatan Sejangkung, Kabupaten Sambas tersebut. Pihak terkait diminta untuk mengusut penyebab tercemarnya Sungai Sejangkung ini apakah karna dituba atau limbah perusahaan. (Red).