Kejar Layangan Putus, Nyawa Muhamad Fikri Melayang

PONTIANAK – Belum hilang di benak masyarakat terkait korban meninggal dunia akibat kawat layangan, Kali ini kembali terjadi di Kota Pontianak

Pada Kamis tanggal 18 April 2019, sekitar pukul 17.00 WIB, anggota Polsek Kawasan Pelabuhan Dwikora Pontianak mendapat laporan dari security pelabuhan Nipah Kuning Pontianak Barat bahwa terdapat masyarakat terstrum kabel listrik. Mendapat informasi tersebut anggota Polsek Kawasan Pelabuhan Dwikora mendatangi TKP (temoat kejadian perkara).

Adapun kronologis kejadian tersebut bermula pada Kamis (18/4) sekitar pukul 17.00 WIB, security Pelabuhan nipah kuning mendapat laporan dari saksi atas nama Jali bahwa temannya Muhamad Fikri (20) warga Jalan Pelabuhan Rakyat RT.003/ RW.031, Kelurahan Sungai Beliung, Kecamatan Pontianak Barat tersetrum kabel listrik, kemudian security menghubungi Kapospol Nipah Kuning.

Mendapat laporan tersebut anggota KP3L langsung menuju TKP, setiba di temoat kejadian perkara, anggota melihat korban sudah terbujur kaku dan terdapat luka bakar di bagian lengan kiri korban, tidak lama kemudian datang ranting barat beserta Kapolsek Pontianak Barat datang ke TKP.

Kemudian anggota melakukan introgasi terhadap saksi di lapangan. Menurut keterangan saksi bahwa korban (Muhamad Fikri) mengejar layangan putus yang dimana pada saat itu korban sudah mendapatkan layangan tersebut namun kawat dari layangan masih menyangkut di kabel litrik, kemudian korban menarik kawat tersebut tiba tiba keluar percikan api dan timbul ledakan dari kabel listrik.

Kemudian korban tersetrum dan terjatuh. Setelah itu korban dilarikan ke RS Kota Pontianak Barat, sesampai disana korban sudah dinyatakan meninggal dunia. (Red).