Ada Pemilih Mengaku Bakal Sulit Kenali Calon

KAPUAS HULU – Beberapa masyarakat Dusun Engkaras, Desa Nanga Nuar Kecamatan Silat Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu mengatakan, pemilu kali ini terasa mengalami kesulitan, mengingat lima jenis kertas suara yang harus dicoblos.

Salah satu warga, Samuel mengatakan, masih kesulitan mencoblos pilihan mereka, karena tidak terdapat foto, dan banyaknya juga partai peserta pemilu.

“Kami khawatir banyak yang salah dan asal coblos, sehingga sayang suara kami nanti. jangankan orang yang buta huruf, kita yang bisa baca tulis pun mungkin sulit.” Katanya.

Warga lain yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, mesti ada simulasi pemilihan kepada masyarakat oleh penyelenggara sebelumnya, terlebih di kampung-kampung.

Berdasarkan pantauan jurnalis ruai.tv, 2-3 hari menjelang pemilihan, ditemukan beberapa orang di beberapa desa silat hilir yang mencari-cari nama caleg yang akan mereka pilih untuk dibawa ke bilik TPS, dengan maksud mencocokkan nama di kartu tersebut dengan yang ada di kertas suara.

Sementara itu, warga Dusun Budidaya Rantau mengatakan masih banyak faktor yang menyebabkan masyarakat yang mungkin menganggap terkadang kurang penting dan antusias menyalurkan hak pilihnya.

Diantaranya, tidak mengenal dengan dekat calon (misalnya caleg, DPD), pandangan terhadap dewan tidak menempati janji, pemilih tidak berkembang memahami proses pemilihan, tidak ada sosialisasi dari penyelenggara sampai ke tingkat desa.

Tokoh masyarakat dusun rantau, Aduy mengajak keluarganya dan masyarakat dusun, semua yang berhak memilih harus ke TPS pada hari coblos, benar atau tidak cara nyoblos, pokoknya kita harus coblos.

“Yang kita takutkan, jangan sampai tingkat kehadiran pemilih di TPS rendah. Bagi kami ini penting.” Katanya.

Jumlah pemilih di desa Nanga Nuar kecamatan Silat Hilir, kabupaten Kapuas Hulu sebanyak 959 suara. Sedangkan DPT kecamatan mencapai 13 ribu lebih. Salah satu kecamatan dengan pemilih relatif tinggi. (Red).