Telan Anggaran 95,8 Miliar, Jembatan Kuning Kyai Mangku Negeri Akhirnya Diresmikan

KETAPANG – Setelah dibangun sejak tahun 2007 silam, akhirnya Jembatan Kuning Kyai Mangku Negeri Rampung sepenuhnya pada November 2018 dan diresmikan oleh Bupati Ketapang Martin Rantan, Minggu (31/3) sore.

Selain dihadiri ribuan masyarakat dan unsur Forkopinda Kabupaten Ketapang, peresmian jembatan yang menghubungkan Kelurahan Mulia Baru Kecamatan Delta Pawan dengan Kelurahan Mulia Kerta Kecamatan Benua Kayong tersebut juga dihadiri Gubernur Kalbar Sutarmidji.

Dalam sambutannya Bupati Ketapang Martin Rantan mengatakan total anggaran yang dikeluarkan untuk pembangunan jembatan kuning ini sebesar Rp 95,8 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Ketapang. Semula jembatan ini bernama Jembatan Pawan V namun sesuai SK Bupati Ketapang, jembatan yang kini menjadi salah satu ikon Kabupaten Ketapang tersebut resmi berganti nama menjadi Jembatan Kuning Kyai Mangku Negeri.

Martin Rantan mengatakan pemberian nama tersebut bertujuan untuk memberikan penghormatan pada Bupati Ketapang periode 2001 hingga 2010 Morkes Efendi yang dinilai sudah banyak berkiprah dalam pembangunan Kabupaten Ketapang. Kyai Mangku Negeri adalah gelar yang diberikan kepada Morkes Efendi dari Kraton Matan Tanjungpura.

“Kita merencanakan ini sudah lama, dan kegiatan peresmian ini merupakan kerjasama pemerintah kabupaten Ketapang dengan Majelis Adat Mudaya Melayu sebagai panita peresmian. Jembatan ini kita kasih nama Jembatan Kuning Kyai Mangku Negeri karena perintis pembangunan ini adalah bapak H. Morkes Effendi, beliau bergelar Kyai Mangku Negeri,” kata Martin Rantan.

Sementara itu Gubernur Kalbar Sutarmidji memberikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat Ketapang atas peresmian jembatan tersebut. “Semoga dengan difungsikannya jembatan ini akan memajukan perekonomian antar wilayah kabupaten ketapang,” sebut Sutarmdiji.

Ketua Harian MABM Kabupaten ketapang yang juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ketapang Junaidi sangat mengapresiasi pemerintah atas pemberian nama jembatan tersebut dengan nama Jembatan Kuning Kyai Mangku Negeri. “Kita sangat berterima kasih dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pemerintah Kabupaten Ketapang karena telah memberi nama jembatan ini dengan gelar bapak Morkes Effendi yang bergelar Kyai Mangku negeri,” ucap Junaidi kepada ruai.tv.

Panjang Bentang jembatan Kuning Kyai Mangku Negeri tersebut sepanjang 249,57 meter dengan lebar enam meter. Jembatan ini juga disediakan trotoar di sisi kiri dan kanan jembatan masing masing satu meter. Jembatan rangka baja yang membentang diatas Sungai Pawan tersebut dibangun sejak Ketapang dipimpin oleh Morkes Efendi pada tahun 2007 hingga 2010 dengan total anggaran hampir Rp76 miliar. Pembangunan kembali dilanjutkan dimasa kepemimpinan Martin Rantan-Suprapto S pada tahun 2016 hingga tahun 2018 dengan angaran senilai Rp20 miliar, sehingga total biaya keseluruhan pembangunan tersebut senilai Rp 95,8 miliar.

Terselesaikannya pembangunan jembatan ini merupakan komitmen dari Martin Rantan-Suparto S agar infrastruktur di Ketapang semakin baik. Jembatan tersebut juga dibangun guna mengurai potensi kemacetan pada Jembatan Pawan satu.

Sesuai dengan Peraturan Direktur Jenderal Bina Teknik Kementrian Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) jembatan tersebut diperkirakan bisa difungsikan hingga 100 tahun ke depan. (Ags).