TTA Nyarong Tak Bisa komentar Terkait Ambruknya Jembatan di Desa Madak

PONTIANAK – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalbar, TTA Nyarong tidak bisa berkomentar terkait penanganan pasca ambruknya jembatan penghubung Bengkayang-Sambas yang berada di ruas jalan provinsi, di desa Madak, Kecamatan Subah, Kabupaten Sambas (16/3).

Menurut Nyarong hal itu karena status tanggap darurat BATINGSOR atau status tanggap darurat penanganan banjir, puting beliung, dan tanah longsor, masih menunggu ditandatangani oleh Gubernur Kalbar, Sutarmidji. “Artinya secara Satgas tidak bisa berbuat apa-apa, karena penanganan bencana harus secara bersama-sama misalnya dengan dinas PUPR, Perhubungan, TNI, Polri dan lain-lain,” ungkap Nyarong.

Nyarong mengatakan, pihaknya sudah mengajukan penandatanganan status tanggap darurat BATINGSOR kepada Gubernur Kalbar, dan saat ini pihaknya dalam posisi menunggu. (Red)