Bagian Depan Bangunan KCP BNI Putussibau Ambruk

KAPUAS HULU – Warga Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu dihebohkan dengan peristiwa ambruknya Fasad (bagian depan) Kantor Cabang Pembantu BNI Putussibau, di jalan Komyos Sudarso Putussibau, sekitar pukul 10.30 Wib Senin (11/2). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materil diperkirakan antara 50-100 juta rupiah.

Salah satu warga Putussibau yang juga nasabah BNI, Iwan mengaku, saat peristiwa terjadi, ia berada di dalam bangunan KCP BNI Putussibau. Menurutnya, sudah ada tanda-tanda sebelum Fasad ambruk. “Waktu runtuh sudah ada tanda sebelumnya, ada bunyi kaca jatuh. Fasad itu ambruk terganjal besi reklame yang melintang baru kemudian runtuh semuanya,” ujar Iwan.

Menurut Iwan, sebelum kejadian, pihak KCP BNI Putussibau juga sudah mengevakuasi kendaraan milik nasabah dan staf Bank, sehingga tidak terkena bangunan yang ambruk.

Sementara itu, Kepala KCP BNI Putussibau, Eka Pranata mengatakan, pada Minggu malam pihaknya sudah mendengar tanda-tanda Fasat akan ambruk. “Dari semalam, saat hujan ada bunyi-bunyi retak, saya sudah kasi tahu satpam untuk cek keadaan Fasad. Pas ada kejadian, awal-awal sudah diantisipasi,” ungkap Eka.

Menurut Eka, Saat kejadian pegawai BNI yang ada di kantor berjumlah 8 orang. Nasabah juga ada beberapa. “Namun nasabah sudah kita ingatkan dulu, jadi semua waspada. Syukurnya tidak ada yang ketimpa Fasad yang roboh,” tambah Eka.

Eka menuturkan, BNI sudah menyewa bangunan yang digunakan saat ini sejak tahun 2010. Pasca peristiwa ini, pihaknya juga akan segera membersihkan bangunan yang ambruk, sehingga pelayanan kembali normal. “Terkait layanan, ini akan kami bersihkan, biar nasabah bisa mendapat pelayanan kami,” tutup Eka. (DMS)