Peresmian IDB 7 in 1 Berharap Sebagai Momentum Pembangunan SDM di Kalbar

PONTIANAK – Gubernur Kalbar Sutarmidji mendampingi Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Prof. H. Mohammad Nasir, Ph.D., Ak meresmikan gedung baru proyek IDB 7 in 1 Universitas Tanjungpura, Jumat (18/1).

Meristek Dikti Prof. H. Mohammad Nasir, Ph.D., Ak mengungkapkan, dibentuknya proyek IDB 7 in 1 ini dibentuk pada tahun 2017 telah dibentuk kampus yang tergabung dalam seven in one (IDB 7 in 1) atau yang tergabung dalam satu kontrak.

Adapun tujuannya dalam rangka untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi yang ada di Indonesia dengan ditambahnya infrastruktur, serta doesn yang disekolahkan menjadi menjadi gelar doctor makin banyak, maka kekuatan perguruan tinggi akan menjadi baik.

“Harapannya agar perguruan tinggi yang ada di Indonesia mampu bersaing di internasional. Jadi kita tidak bisa lagi berhenti disini saja dalam meningkatkan SDM anak bangsa,” ungkap Prof. H. Mohammad Nasir, Ph.D., Ak.

Program IDB 7 in 1 ini ada tujuh universitas yang tergabung satu lelangan tersebut yaitu Universitas Syahkuala di provinsi Aceh, Universitas Tanjungpura di Provinsi Kalbar, Universitas Lampung Mangkurat di provinsi Kalimatan Selatan, Universitas Negeri Yogyakarta di Provinsi D.I.Y, Universitas Negeri Surabaya di Provinsi Jatim, Universitas Gorontalo, dan Universitas Samratulangi di Provinsi Sulawesi Utara. Guna menghadapi tantangan Era disrupsi atau revolusi 4.0 maka dengan pembangunan ini harapannya mengawali merek menuju pada pada revolusi 4.0 itu. Tak hanya itu saja E-learning harus mulai dibangun juga.

“Kebetulan di Untan ini sudah disiapkan E-learingnya dan kemarin sudah diusulkan sebanyak 30 modul. Dan yang 20 modulnya sudah diterima oleh sistem yaitu Namanya Spada. Kalau ini bisa dilaksanakan secara massif maka akan menjadi baik,” tuturnya.

Ditempat yang sama Gubernur Kalbar Sutarmidji mengungkapkan, Peresmian gedung baru proyek IDB 7 in 1 Universitas Tanjungpura merupakan momentum dan bukti keseriusan pemerintah daerah, karena ini adalah tahun pembangunan sumber daya manusia (SDM) sesuai dengan program Presiden Jokowi.

“Sehingga ini sebagai momentum pembangunan SDM di Kalbar. Saya sebagai Gubernur mengucapkan terimakasih kepada pemerintah pusat yang sudah memberikan perhatian kepada Untan. IPM 29, kebahagiaan 33, infrastruktur 28. Saya sangat berharap sinergi antara Untan dan pemprov terus ditingkatkan agar Kalbar semakin cepat mengejar ketertinggalannya,” ungkap Gubernur Kalbar Sutarmidji.

Lanjutnya dengan adanya Gedung ini akan banyak ide dan inovasi yang akan lahir dari kalbar ke nasional untuk membangun Indonesia lebih maju lagi.

“Saya ucapkan selamat kepada seluruh jajaran Untan yang telah mendapat fasilitas lebih lengkap semoga kualitas yang dilahirkan bisa memberikan sumbangan kepada Kalbar hingga ke nasional,” imbuhnya. (Red).