Warga Sanggau Ledo Ancam Pindah Jadi Warga Malaysia

BENGKAYANG – Dengan membawa spanduk tuntutan puluhan warga kecamatan Sanggau Ledo, kabupaten Bengkayang, berunjuk rasa di kantor DPRD kabupaten Bengkayang, Kamis pagi (10/1/2019).

Mereka menuntut penyelesaian sengketa tanah antara masyarakat pasar Sanggau Ledo, dan TNI-AD wilayah Kodim 1202 Singkawang.

Mereka menuntut kepastian hukum atas keputusan perkara di Pengadilan Negri Bengkayang, berdasarkan nomor 12/PDT/G/ 2017 PN antara masyarakat dengan TNI-AD wilayah kodim 1202 Singkawang.

Masyarakat meminta agar DPRD Bengkayang segera membantu proses penyelesaian, sebab TNI berencana menggusur lahan yang ditempati masyarakat 11 Januari 2019 ini.

“Kami pihak yang dimenangkan oleh Pengadilan Negeri Bengkayang, jadi kalau masih ada oknum-oknum yang tidak taat kepada keputusan pengadilan, terus keputusan apa lagi yang mau di taati? mau hakim sendiri? Ini kami datang terakhir kalinya menyampaikan aspirasi ini supaya ketua DPRD, Bupati Bengkayang, dan seliluruh stakeholder yang ada memperhatikan kami,” pinta Alex Tinggi, perwakilan masyarakat yang ikut aksi.

Bahkan warga mengancam, jika persoalan ini tidak diselesaikan oleh DPRD dan Pemkab Bengkayang, maka masyarakat pasar Sanggau Ledo akan pindah menjadi penduduk Malaysia.

“Kabar isu TNI AD akan datang berjumlah 400 personel, Kalau aspirasi kami tidak ditanggapi kami akan pindah ke Malaysia,” tegas Nur warga Sanggau Ledo. (Red).