Cuaca Ekstrem, Sebuah Kapal Karam di Tanjung Gundul

BENGKAYANG – Sebuah kapal yang bermuatan material PLTU Kalbar 1 yang terdapat di Tanjung Gundul, kecamatan Sungai Raya, kabupaten Bengkayang, terdampar sejak Rabu (2/1) malam kemarin.

Staf humas PT. GCL IT Singkawang PLTU Kalbar 1, Dede Suryana mengatakan, karamnya kapal tersebut terjadi sejak rabu malam kemarin.

Hal itu dikarenakan sejak 26 Desember 2018 cuaca mulai ekstrem sehingga gelombang laut cukup tinggi ditambah lagi tiupan angin yang begitu kencang sehingga ABK tidak bisa berbuat apa-apa dan terkatung katung di laut.

Kejadian seperti ini menurutnya baru pertama kali terjadi di Pantai Tanjung gundul, dimana kapal yang ditinggalkan ABK berjarak 300 meter dari bibir pantai, namun saking kencangnya angin membuat kapal yang sudah di sandarkan dengan jangkar terputus dan terbawa oleh gelombang sampai ke bibir pantai.

Dede Suryana menambahkan, bahwa kapal yang terdampar ini merupakan kapal pengangkut bahan material untuk pembangunan PLTU Kalbar 1.

“Karena gelombang tinggi ataupun karena kekencangan angin, cuman karamnya baru malam tadi, sebelumnya belum sampai karam seperti itu karena masih ditengah laut,” kata Staf humas PT. GCL IT Singkawang PLTU Kalbar 1, Dede Suryana.

Berdasarkan pantauan ruai.tv hingga Kamis sore (3/1) kapal pengangkut bahan material pembangunan PLTU Kalbar 1 itu masih berada di bibir pantai Tanjung Gundul.

Belum terlihat upaya atau aktivitas bongkar muat dari ABK terhadap barang material yang masih tersimpan di dalam kapal tersebut. (Red).