APBD Kalbar Naik menjadi 5,9 Triliun

PONTIANAK – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalimantan Barat tahun anggaran 2019 meningkat dari tahun sebelumnya, yakni dari 4,5 triliun menjadi 5,9 triliun rupiah.

Jumlah peningkatan anggaran tersebut disampaikan Gubernur Kalbar, Sutarmidji, Jumat (7/12). Meningkatnya jumlah APBD Kalbar tersebut juga berdampak pada peningkatan pagu anggaran untuk pembangunan infrastruktur yang sebelumnya hanya sekitar 600 miliar lebih menjadi satu (1) triliun rupiah.

“Alhamdulillah APBD Provinsi Kalbar naik dari 5,4 T menjadi 5,9 T. Untuk bidang ke PU an anggarannya naik dari 600 an Miliar menjadi 1 T dan saya berharap masyarakat bisa mengontrolnya dan melaporkan jika ada penyimpangan, tahun 2019 kami baru mulai menyentuh jalan-jalan yang parah betul dan Insya Allah 2020 akan semakin besar,” kata Sutarmidji (7/12).

Sutarmidji juga menyampaikan bahwa untuk pembangunan lain seperti rumah sakit umum juga akan dibangun pada tahun 2019 mendatang.

“Rumah sakit mulai dibangun tahun 2019 dan itu sebagian besar untuk pengguna BPJS,” kata Sutarmidji.

Mantan Wali Kota Pontianak ini juga menambahkan bahwa di tahun 2019 mendatang pemerintah provinsi Kalimantan Barat akan memberikan beasiswa untuk pelajar SMA sederajat sebanyak 142 ribu siswa termasuk untuk memperbaiki sarana dan prasarana seperti meja dan kursi belajar yang bagus.

“Pendidikan selain memberi beasiswa untuk 142 ribu anak SMA, kita juga Mengganti kursi meja yang lebih bagus secara bertahap. Kita bangun SMK di Sambas dan SMA di Mempawah,” tambahnya.

Lebih lanjut Gubernur Kalbar Sutarmidji juga menyinggung terkait pembangunan jalan desa juga akan diupayakan, hal itu untuk mendukung terbentuknya desa mandiri di Kalimantan Barat dengan anggaran yang dipersiapkan lebih dari 100 miliar rupiah.

“Untuk jalan desa dan pembangunan desa untuk menciptakan desa mandiri disediakan dana lebih dari 100 M. Sedang dikaji untuk mempercepat pembangunan desa dengan tidak ada tumpang tindih anggaran. Ayo kita bangun bersama daerah tercinta kita ini untuk masa depan anak cucu dan generasi muda penerus kepemimpinan Kalimantan Barat,” ajak Gubernur Kalbar Sutarmidji. (Red).